Bombana Ekspor Perdana 63 Ton Ubur-Ubur ke Tiongkok
- 06 Okt 2026 20:38 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Bombana - Bupati Bombana, Burhanuddin, secara resmi melepas ekspor perdana 63 ton ubur-ubur (Rhopilema spp) ke Shanghai, Tiongkok, Senin 5 Oktober 2026.
Pelepasan ekspor berlangsung di Pelataran Kantor Bupati Bombana. Kegiatan tersebut dilakukan bersama PT Triko Bina Nusantara dengan komoditas yang berasal dari Kelurahan Dongkala, Kecamatan Kabaena Timur.
Pengiriman perdana itu terdiri atas 2.520 koli dengan total volume 63.000 kilogram. Nilai komoditas yang diekspor mencapai Rp302,4 juta.
Bupati Burhanuddin mengatakan, ekspor perdana tersebut menjadi tonggak baru bagi perekonomian Bombana, khususnya sektor kelautan dan perikanan.
“Ini merupakan tonggak sejarah baru bagi perekonomian Kabupaten Bombana, khususnya di sektor kelautan dan perikanan,”ujar Burhanuddin.
Menurutnya, wilayah pesisir Bombana memiliki potensi hasil laut yang besar. Potensi tersebut perlu dikembangkan secara berkelanjutan agar mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Burhanuddin menegaskan, ekspor tersebut tidak hanya berorientasi pada perdagangan. Kegiatan itu diharapkan membuka lapangan kerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan lokal.
“Langkah ini tidak hanya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi yang terpenting adalah membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan para nelayan lokal di Bombana,” katanya.
Burhanuddin juga menekankan pentingnya menjaga kualitas produk perikanan agar mampu bersaing di pasar internasional. Pemenuhan standar mutu, karantina ikan, serta standar higienitas menjadi faktor penting untuk mempertahankan kepercayaan pasar terhadap produk perikanan asal Bombana.
Burhanuddin berharap ekspor perdana tersebut tidak berhenti sebagai pengiriman satu kali. Dirinya ingin kegiatan tersebut menjadi awal hubungan perdagangan yang berkelanjutan.
“Saya berharap momentum pelepasan ekspor perdana ini menjadi pemantik awal. Ini bukan akhir, melainkan awal dari hubungan dagang yang berkelanjutan,” tuturnya.
Untuk menjaga keberlanjutan produksi, Bupati meminta Dinas Perikanan dan instansi terkait terus melakukan pembinaan kepada nelayan. Pembinaan tersebut mencakup peningkatan kualitas produksi, menjaga ketersediaan ubur-ubur, serta mempertahankan kelestarian ekosistem laut.
Pemerintah Kabupaten Bombana juga berkomitmen mendukung investasi dan menciptakan regulasi yang mampu memperkuat iklim usaha di daerah. Sinergi pemerintah, pelaku usaha, dan nelayan diharapkan dapat mendorong lebih banyak komoditas unggulan Bombana menembus pasar internasional.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Bombana secara resmi melepas pengiriman perdana 63 ton ubur-ubur bersama PT Triko Bina Nusantara menuju Shanghai, Tiongkok. Ekspor tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pemanfaatan potensi kelautan Bombana sekaligus meningkatkan nilai ekonomi hasil perikanan daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....