Bupati Bombana Dorong Percepatan Program Listrik Desa

  • 03 Okt 2026 06:52 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Bombana - Bupati Bombana H. Burhanuddin, mendorong percepatan pemerataan akses listrik bagi masyarakat melalui Program Listrik Desa (Lisdes) 2026–2029.

Hal itu disampaikan saat menghadiri Rapat Sinkronisasi Usulan Program Listrik Pedesaan serta Fasilitasi Penyiapan Lahan dan Penyelesaian Perizinan Program Lisdes di Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara, Kamis 1 Oktober 2026.

Rapat tersebut diselenggarakan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI melalui Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan.

Forum itu menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota. Fokusnya mempercepat pemerataan akses listrik, terutama bagi wilayah yang belum terlayani secara optimal.

Dalam rapat tersebut, Burhanuddin memaparkan kondisi dan kebutuhan jaringan listrik di Kabupaten Bombana. Paparan itu disampaikan sebagai bagian dari dukungan daerah terhadap pelaksanaan Program Lisdes 2026–2029.

Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Bombana, masih terdapat masyarakat di wilayah pedesaan dan kepulauan yang belum memperoleh akses listrik secara memadai.

Tercatat sebanyak 985 rumah di 23 desa dan 10 kecamatan belum tersedia jaringan listrik atau lokasinya masih jauh dari jaringan listrik induk.

Selain itu, terdapat 1.113 rumah warga yang belum mampu memiliki instalasi jaringan listrik. Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian Pemkab Bombana dalam mendorong pemerataan pelayanan dasar bagi masyarakat.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Pemkab Bombana mengusulkan sejumlah dukungan melalui Program Lisdes.

Usulan tersebut meliputi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Komunal, instalasi jaringan listrik sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI), penyediaan meteran listrik dan MCB, serta perangkat pendukung lainnya.

Burhanuddin menegaskan, pemenuhan akses listrik membutuhkan dukungan dan kolaborasi lintas pemerintahan.

Menurutnya, percepatan elektrifikasi tidak hanya menyangkut pembangunan jaringan. Masyarakat penerima manfaat juga perlu mendapatkan instalasi dan perangkat pendukung yang memenuhi standar serta aman digunakan.

Pemkab Bombana menyatakan kesiapan mendukung pelaksanaan Program Lisdes 2026–2029 melalui kerja sama dengan Kementerian ESDM.

Dukungan tersebut diarahkan untuk memperluas pelayanan jaringan listrik bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Bombana yang belum terlayani.

Melalui sinkronisasi usulan dan koordinasi antara pemerintah daerah, Pemprov Sulawesi Tenggara, Kementerian ESDM, serta pihak terkait, kebutuhan listrik di wilayah yang belum terlayani diharapkan dapat ditindaklanjuti secara bertahap.

Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkab Bombana dalam memperkuat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan dasar bagi masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Bombana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....