Pemkab Busel Perkuat Pembangunan Pulau Siompu, Prioritaskan Listrik dan Jalan

  • 20 Sep 2026 20:41 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau - Pemerintah Kabupaten Buton Selatan berkomitmen mewujudkan pembangunan di Pulau Siompu. Khususnya dalam pemenuhan kebutuhan listrik dan peningkatan infrastruktur jalan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Buton Selatan, La Ode Harwanto, mengatakan pemerintah daerah bersama DPRD Busel telah menyiapkan sejumlah program pembangunan untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat Kecamatan Siompu dan Siompu Barat.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah pemenuhan kebutuhan listrik. Melalui program jangka pendek tahun anggaran 2026, Pemkab Busel mengalokasikan pengadaan dua unit mesin pembangkit dengan kapasitas masing-masing 500 KVA.

“Di program jangka pendek tahun 2026 ini akan ada pengadaan dua mesin 500 KVA untuk memenuhi kebutuhan kelistrikan di Kecamatan Siompu dan Siompu Barat,” kata La Ode Harwanto saat menghadiri Tradisi Meta’u’a masyarakat adat Binawakili, Kecamatan Siompu, Minggu, 20 September 2026.

Disebutkan, pengadaan mesin pembangkit tersebut nantinya akan dipadukan dengan program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang juga tengah didorong pemerintah daerah bersama DPRD.

"Integrasi (hybrid) kedua program tersebut diharapkan mampu meningkatkan keandalan pasokan listrik sehingga masyarakat Siompu dan Siompu Barat dapat menikmati layanan listrik selama 24 jam," imbuhnya.

Harwanto juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menghibahkan lahan untuk mendukung pembangunan kawasan PLTS. Dukungan tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam upaya pemerintah memenuhi kebutuhan energi masyarakat di wilayah Siompu.

Selain sektor kelistrikan, pembangunan infrastruktur jalan juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Harwanto mengatakan pembangunan jalan di Siompu dan Siompu dilakukan secara bertahap berdasarkan kemampuan anggaran daerah dan hasil pembahasan bersama DPRD.

“Pembangunan jalan ini kita lakukan secara bertahap. Bersama DPR itu diputuskan, tahun ini sekian kilometer, tahun depan juga demikian,” ujarnya.

Pemkab Busel juga masih memperjuangkan tambahan anggaran melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD). Jika dukungan anggaran tersebut terealisasi, pemerintah berharap pembangunan jalan di wilayah Siompu dapat dituntaskan secara lebih menyeluruh.

Harwanto menegaskan pembangunan infrastruktur dan pemenuhan kebutuhan energi merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di wilayah kepulauan.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga memberikan perhatian terhadap pelestarian budaya masyarakat Siompu. Tradisi Meta’u’a yang menjadi bagian dari identitas masyarakat setempat telah memperoleh pengakuan sebagai warisan budaya dari Kementerian Kebudayaan pada 15 Desember 2025.

Pengakuan tersebut, kata Harwanto, menjadi dasar bagi masyarakat dan pemerintah untuk terus menjaga keberadaan Meta’u’a sebagai warisan budaya yang diwariskan secara turun-temurun.

Dengan demikian, pelaksanaan Tradisi Meta’u’a tidak hanya menjadi momentum pelestarian budaya, tetapi juga menjadi ruang bagi pemerintah daerah menyampaikan komitmen pembangunan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan listrik dan peningkatan akses infrastruktur bagi masyarakat Siompu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....