Buka Festival Marching Band 2026, Wawali Baubau: Bukan Sekadar Adu Skill

  • 01 Sep 2026 12:05 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau - Wakil Wali Kota Baubau, Ir. Wa Ode Hamsinah Bolu, secara resmi membuka Festival Marching Band Tahun 2026 di Lapangan Lembah Hijau, Kota Baubau, Selasa 1 September 2026.

Festival tersebut menjadi ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan bakat dan kreativitas, sekaligus mengasah kedisiplinan, kepemimpinan, sportivitas, serta kemampuan bekerja sama dalam sebuah tim.

Pembukaan festival turut dihadiri rombongan Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan beserta jajaran. Kehadiran rombongan tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Baubau karena dinilai menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi dan kerja sama antardaerah.

Dalam sambutannya, Wa Ode Hamsinah Bolu menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pangkep yang telah hadir dalam kegiatan tersebut.

“Kehadiran Bapak Bupati beserta jajaran tentunya memberikan makna tersendiri bagi kegiatan ini, sekaligus menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi, membangun komunikasi, serta memperkuat hubungan kerja sama antardaerah,” ujarnya.

Menurut Wawali, Festival Marching Band tidak semata-mata menjadi ajang mempertontonkan kemampuan bermusik dan keterampilan baris-berbaris. Lebih jauh, kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses pembentukan karakter generasi muda.

Melalui marching band, kata Hamsinah, peserta belajar mengenai kedisiplinan, kreativitas, kerja sama, kepemimpinan hingga sportivitas.

Wawali menilai marching band memberikan pelajaran penting bahwa keberhasilan sebuah kelompok tidak dapat dicapai oleh satu orang saja. Setiap anggota memiliki peran dan tanggung jawab yang harus dijalankan secara bersama-sama untuk menghasilkan penampilan yang harmonis.

“Perbedaan bukanlah alasan untuk terpecah, tetapi menjadi kekuatan ketika kita mampu menyatukannya dalam harmoni. Nilai inilah yang sangat penting untuk kita tanamkan kepada generasi muda kita,” katanya.

Kepada seluruh peserta festival, Wa Ode Hamsinah Bolu berpesan agar menampilkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas dan menghormati sesama peserta.

Hamsinah juga meminta peserta menikmati setiap proses selama mengikuti festival karena pengalaman tersebut akan menjadi bagian penting dalam proses pengembangan diri.

Menurutnya, kemenangan dalam sebuah kompetisi tidak hanya ditentukan oleh perolehan juara. Keberanian tampil di depan publik, kemauan untuk terus berlatih, kedisiplinan mempersiapkan diri, serta kemampuan menghargai orang lain merupakan kemenangan yang jauh lebih bermakna.

“Menang dan kalah adalah bagian dari sebuah kompetisi. Tetapi sesungguhnya, keberanian untuk tampil, kemauan untuk berlatih, kedisiplinan untuk mempersiapkan diri, serta kemampuan untuk menghargai orang lain adalah kemenangan yang jauh lebih besar,” tuturnya.

Wawali juga memberikan apresiasi kepada para pembina, pelatih, guru, dan orang tua yang selama ini memberikan dukungan kepada para peserta. Ia mengatakan, prestasi generasi muda tidak lahir secara instan. Di balik sebuah penampilan terdapat proses latihan yang panjang, kerja keras, pengorbanan, serta dukungan dari berbagai pihak.

Wa Ode Hamsinah Bolu berharap Festival Marching Band Tahun 2026 tidak hanya memberikan manfaat bagi peserta, tetapi juga memberikan dampak yang lebih luas bagi Kota Baubau. Selain menjadi bagian dari pengembangan seni dan kreativitas generasi muda, festival tersebut dinilai memiliki potensi untuk ikut menggerakkan sektor pendidikan, pariwisata, dan ekonomi kreatif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....