Jalan Poros 25 Ditambal Sementara, Pemkab Buton Kejar Dukungan Pusat
- 09 Agt 2026 18:32 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Buton — Pemerintah Kabupaten Buton melakukan penanganan sementara pada sejumlah titik kerusakan Jalan Poros 25 dengan penambalan menggunakan aspal murni. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga akses masyarakat tetap fungsional sembari pemerintah daerah mengupayakan dukungan anggaran untuk pengaspalan secara permanen.
Bupati Buton, Alvin Akawijaya Putra, meninjau langsung kondisi ruas jalan yang menghubungkan kawasan pemerintahan Kabupaten Buton tersebut, Sabtu, 8 Agustus 2026. Peninjauan dilakukan untuk memastikan penanganan terhadap titik-titik kerusakan berjalan sesuai kondisi di lapangan.
Alvin mengatakan, pemerintah daerah terus berupaya menangani kerusakan jalan dengan menyesuaikan kemampuan anggaran yang tersedia. Namun, keterbatasan fiskal membuat penanganan secara menyeluruh belum dapat dilakukan sekaligus.
“Perbaikan sudah kami lakukan semaksimal mungkin. Untuk sementara, titik-titik jalan yang rusak kami tangani dengan penambalan menggunakan aspal murni,” kata Alvin saat meninjau Jalan Poros 25.
Menurutnya, penambalan tersebut merupakan solusi sementara dan bukan bentuk penanganan permanen. Pemerintah Kabupaten Buton masih membutuhkan dukungan pemerintah pusat agar ruas jalan yang mengalami kerusakan dapat ditingkatkan secara menyeluruh.

Karena itu, Alvin meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Buton terus berkoordinasi dengan balai di bawah Kementerian Pekerjaan Umum untuk membuka peluang dukungan program dan anggaran pengaspalan.
“Saya minta Dinas PU terus berkoordinasi dengan pihak balai dan kementerian. Kita akan berupaya mendapatkan dukungan agar penanganan jalan bisa dilakukan lebih maksimal,” ujarnya.
Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Buton, Amlan Wahid Galbo mengatakan penanganan dilakukan berdasarkan tingkat kerusakan dan kebutuhan di lapangan. Titik yang dinilai membutuhkan penanganan segera diprioritaskan untuk dilakukan penambalan agar akses masyarakat tetap terjaga.
“Untuk sementara kami prioritaskan titik-titik yang mengalami kerusakan dan membutuhkan penanganan segera. Penambalan dilakukan agar akses masyarakat tetap terjaga,” katanya.
Amlan menjelaskan, keterbatasan kemampuan fiskal daerah menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan pola penanganan jalan. Karena itu, Dinas PUPR terus mengupayakan dukungan pemerintah pusat melalui koordinasi dengan balai kementerian.
Peninjauan tersebut menjadi bagian dari evaluasi Pemkab Buton terhadap kondisi infrastruktur jalan. Pemerintah daerah memastikan perbaikan akan dilakukan secara bertahap sembari mengupayakan dukungan pemerintah pusat untuk mewujudkan penanganan jalan secara permanen.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....