Wali Kota Baubau Letakkan Batu Pertama, Renovasi Masjid Al-Muttaqin
- 14 Jul 2026 12:05 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau – Harapan masyarakat Kelurahan Wajo, Kecamatan Murhum, Kota Baubau, untuk memiliki masjid yang lebih representatif akhirnya mulai terwujud. Wali Kota Baubau, Yusran Fahim, secara resmi melakukan peletakan batu pertama pembangunan dan rehabilitasi total Masjid Al-Muttaqin, Selasa 14 Juli 2026.
Prosesi tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Baubau Wa Ode Hamsinah Bolu, Sekretaris Daerah La Ode Darus Salam, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta tokoh masyarakat Kelurahan Wajo.
Dalam sambutannya, Yusran Fahim mengungkapkan rencana renovasi total Masjid Al-Muttaqin telah lama menjadi harapan masyarakat. Menurutnya, pembangunan ini akhirnya dapat direalisasikan berkat semangat kebersamaan, musyawarah, dan gotong royong seluruh elemen masyarakat.
"Pembangunan ini adalah hasil dari kebersamaan kita semua. Dengan semangat gotong royong dan dukungan masyarakat, cita-cita menghadirkan masjid yang lebih layak akhirnya bisa dimulai," ujar Yusran.
Wali Kota menekankan keberhasilan pembangunan masjid tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan sinergi seluruh pihak, khususnya panitia pembangunan dan masyarakat.
Yusran meminta panitia bekerja secara solid dalam menghimpun berbagai potensi dan dukungan agar proses pembangunan dapat berjalan lancar dan selesai sesuai target.
"Panitia harus mampu menggalang segala kekuatan dan potensi yang ada demi mempercepat proses penyelesaian masjid. Begitu pula dengan masyarakat, kami harap dapat terus bersatu dan memberikan dukungan penuh agar rumah ibadah ini bisa segera rampung," katanya.
Pemerintah Kota Baubau, lanjutnya, berkomitmen mengawal proses pembangunan sesuai ketentuan yang berlaku. Dukungan pemerintah akan diberikan melalui berbagai langkah yang memungkinkan untuk mempercepat penyelesaian proyek tersebut.
Dari sisi teknis, Masjid Al-Muttaqin akan dibangun dengan kualitas yang lebih baik dan kapasitas yang jauh lebih besar dibandingkan bangunan sebelumnya. Bangunan baru dirancang menggunakan metode konstruksi konvensional dengan material tiang berkualitas tinggi guna menjamin kekuatan struktur dan kenyamanan jemaah.
Masjid yang semula berukuran lebih kecil itu nantinya akan diperluas menjadi 18 x 24 meter, sehingga mampu menampung lebih banyak jemaah.
Yusran berharap, setelah selesai dibangun, Masjid Al-Muttaqin tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga berkembang sebagai pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan bagi warga Kelurahan Wajo dan sekitarnya.
"Pembangunan masjid ini diharapkan menjadi investasi jangka panjang bagi umat, sekaligus memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pembinaan masyarakat dan kegiatan keumatan di Kota Baubau," tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....