Peserta Seleksi JPT Pratama Busel Jalani Ujian Makalah dan Wawancara
- 07 Jul 2026 00:13 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Buton Selatan – Peserta Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buton Selatan (Busel) mulai menjalani tahapan ujian penulisan makalah dan wawancara di Gedung Lamaindo, Kelurahan Laompo, Kecamatan Batauga, Minggu, 5 Juli 2026.
Tahapan tersebut merupakan lanjutan dari proses seleksi terbuka untuk mengisi sejumlah jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkab Buton Selatan. Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Buton Selatan, La Ode Harwanto, selaku Ketua Panitia Seleksi Terbuka JPT Pratama.
Dalam sambutan Bupati Buton Selatan Muhammad Adios yang dibacakan Sekda, ditegaskan bahwa seleksi terbuka JPT Pratama merupakan bagian dari penerapan sistem merit dalam manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN).
"Proses ini tidak hanya bertujuan mengisi jabatan yang kosong, tetapi juga menjaring pejabat yang memiliki kompetensi, integritas, kapasitas kepemimpinan, serta komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujarnya.

Bupati juga mengapresiasi pelaksanaan seluruh tahapan seleksi yang dinilai berjalan secara objektif, profesional, transparan, dan akuntabel. Menurutnya, setiap tahapan memiliki bobot yang sama penting dalam menentukan calon pejabat yang layak menduduki jabatan strategis di lingkungan pemerintah daerah.
Sebelum mengikuti ujian penulisan makalah dan wawancara, para peserta telah menjalani assessment atau penilaian kompetensi pada 24–25 Juni 2026 di Polda Sulawesi Tenggara. Hasil assessment tersebut telah diumumkan dan menjadi bagian dari rangkaian seleksi terbuka.
Melalui sambutan tertulisnya, Bupati berharap seluruh peserta menerima hasil assessment secara profesional sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kapasitas diri. Bupati juga meminta peserta tetap fokus dan menampilkan kemampuan terbaik pada tahapan penulisan makalah maupun wawancara.
Bupati turut menyampaikan apresiasi kepada panitia seleksi atas komitmen menjaga independensi dan profesionalisme selama proses berlangsung. Bupati berharap seleksi tetap bebas dari intervensi sehingga menghasilkan pejabat pimpinan tinggi pratama yang berintegritas, profesional, serta mampu memperkuat tata kelola pemerintahan dan mendorong pembangunan di Kabupaten Buton Selatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....