Pemkab Buton Selatan Siapkan Rangkaian HUT Sederhana Bernuansa Budaya

  • 03 Jul 2026 20:39 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Buton Selatan - Pemerintah Kabupaten Buton Selatan (Busel) menyiapkan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 daerah yang dikemas secara sederhana dengan mengedepankan pelestarian budaya lokal, kebersamaan, dan partisipasi masyarakat.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Buton Selatan, Kaimuddin, mengatakan penyelenggaraan HUT tahun ini menyesuaikan kebijakan efisiensi anggaran. Meski demikian, pemerintah tetap berupaya menghadirkan kegiatan yang mampu mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Menurutnya, rangkaian kegiatan akan dimulai sekitar pertengahan Juli 2026. Agenda utama meliputi rapat paripurna DPRD dengan pidato Bupati Buton Selatan, upacara peringatan HUT, tarian kolosal Badenda, ramah tamah, jalan santai, serta berbagai perlombaan yang melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) dan perwakilan kecamatan.

"Kegiatannya kita laksanakan sesederhana mungkin, tetapi tetap menghadirkan kegembiraan bagi masyarakat. Yang paling penting adalah kebersamaan dalam memperingati hari jadi Kabupaten Buton Selatan," ujar Kaimuddin.

Kimuddin menuturkan, tarian kolosal Badenda menjadi salah satu agenda yang diprioritaskan karena merupakan bagian dari kearifan lokal masyarakat Buton Selatan. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah ingin menghidupkan kembali budaya daerah sekaligus memperkuat identitas lokal.

Kaimuddin juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menyemarakkan HUT ke-12 Kabupaten Buton Selatan dengan menjaga kebersihan lingkungan, memperindah kawasan permukiman, serta memasang umbul-umbul di lingkungan masing-masing.

"Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan. Walaupun peringatannya dilaksanakan secara sederhana, semangat memiliki dan mencintai daerah harus tetap ditunjukkan," katanya.

Selain rangkaian peringatan HUT, Pemda Busel juga menghadirkan pelayanan kepada masyarakat melalui Gerakan Pangan Murah. Program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah menjaga ketersediaan bahan pangan, menstabilkan harga, sekaligus mengendalikan inflasi daerah.

Gerakan Pangan Murah dilaksanakan melalui kerja sama Dinas Ketahanan Pangan dengan Bulog dan sejumlah Mitra yang menyediakan sejumlah kebutuhan pokok, seperti beras, gula pasir, minyak goreng, bawang dijual dengan harga bersubsidi. Pemerintah berencana melanjutkan kegiatan serupa menjelang puncak HUT yang juga akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....