Wali Kota Baubau Hadiri Pembukaan MTQ Sultra ke-31 di Konawe

  • 25 Jun 2026 12:19 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Konawe – Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-31 Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi dibuka di pelataran Kantor Bupati Konawe, Selasa malam 23 Juni 2026. Perhelatan akbar keagamaan yang mempertemukan kafilah dari seluruh kabupaten dan kota se-Sultra ini dibuka oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Sultra, Muhammad Fadlansyah, mewakili Gubernur Sulawesi Tenggara.

Pembukaan MTQ berlangsung semarak dan dihadiri para kepala daerah, tokoh agama, unsur Forkopimda, serta ribuan masyarakat yang memadati arena utama kegiatan.

Dalam sambutannya, Muhammad Fadlansyah menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Konawe dan seluruh masyarakat yang telah bekerja keras menyukseskan pelaksanaan MTQ ke-31.

“Menjadi tuan rumah MTQ bukan tugas yang mudah. Hal ini membutuhkan komitmen, kerja sama, serta semangat pengabdian yang tinggi agar pelaksanaan kegiatan dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Fadlansyah menegaskan bahwa di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan semakin kompleksnya tantangan sosial, umat Islam membutuhkan pegangan hidup yang kuat. Menurutnya, Al-Qur'an menjadi pedoman utama yang tidak hanya mengatur hubungan manusia dengan Sang Pencipta, tetapi juga hubungan sosial, lingkungan, ilmu pengetahuan, hingga tata kelola pemerintahan.

“Al-Qur'an memberikan panduan yang lengkap bagi kehidupan manusia. Karena itu, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya harus terus dihidupkan dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

MTQ ke-31 Sultra tahun 2026 mengusung tema “Meneguhkan Insan Qurani yang Bersahaja untuk Akselerasi Sultra yang Religius.” Tema tersebut dinilai sangat relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah saat ini yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan karakter masyarakat.

Menurut Fadlansyah, terdapat tiga pilar utama yang menjadi roh tema tersebut, yakni insan Qurani, sikap bersahaja, dan terwujudnya Sulawesi Tenggara yang religius.

“Tema ini mengandung pesan mendalam bahwa pembangunan daerah tidak dapat dipisahkan dari pembangunan karakter manusia. Jalan menuju Sultra yang maju harus dimulai dari pembangunan manusianya, dan jalan menuju Sultra yang sejahtera harus dimulai dari pembentukan akhlaknya,” ungkapnya.

Fadlansyah juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan MTQ sebagai sarana memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur'an, bukan sekadar ajang perlombaan membaca dan menghafal ayat suci.

“MTQ adalah milik seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara. Mari jadikan momentum ini sebagai tonggak kebangkitan kecintaan terhadap Al-Qur'an sekaligus memperkuat nilai-nilai religius dalam kehidupan bermasyarakat,” tambahnya.

Pembukaan MTQ ke-31 Sultra juga dihadiri jajaran kepala daerah dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara. Dari Kota Baubau, tampak hadir Wali Kota Baubau, Yusran Fahim, didampingi Ketua TP PKK Kota Baubau, Sitti Aryati Yusran, serta Wakil Wali Kota Baubau, Wa Ode Hamsinah Bolu.

Kehadiran para pimpinan daerah tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan MTQ sekaligus memperkuat syiar Islam di Bumi Anoa.

Melalui ajang MTQ ke-31 ini, diharapkan lahir generasi Qurani yang tidak hanya unggul dalam membaca, memahami, dan menghafal Al-Qur'an, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai luhur Al-Qur'an dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara demi mewujudkan Sulawesi Tenggara yang maju, religius, dan berdaya saing.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....