Pemkot Baubau Komitmen Sediakan Lahan Pengembangan Bandara Betoambari
- 21 Jun 2026 18:13 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau - Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau menegaskan komitmennya menyediakan lahan untuk mendukung pengembangan Bandara Betoambari. Komitmen tersebut sejalan dengan upaya Kementerian Perhubungan yang terus menggenjot pembangunan infrastruktur Bandara Betoambari dalam beberapa tahun terakhir.
Wali Kota Baubau, Yusran Fahim mengatakan, pemerintah daerah telah mengambil langkah konkret dengan mengalokasikan anggaran pembebasan lahan. Dana tersebut disiapkan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah.
"Kalau penyediaan lahan itu kita sudah lakukan. Belum lama ini kita kucurkan dana Rp5 miliar, sekarang ada lagi Rp3,5 miliar. Kita berharap kebutuhan itu bisa terpenuhi,"kata Yusran saat ditemui di sela penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian di Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Baubau, Minggu 21 Juni 2026.
Wali Kota menegaskan, apabila kebutuhan lahan masih belum mencukupi, Pemkot Baubau tetap berkomitmen untuk memenuhi kekurangan tersebut.
Menurut Yusran, penganggaran pembebasan lahan akan dilakukan secara bertahap. Pemerintah daerah akan menyesuaikannya dengan kondisi fiskal yang dimiliki.
"Kita akan berupaya menyiapkan lahan sesuai dengan kemampuan kita. Nanti akan kita lakukan,"katanya.
Saat ini, Bandara Betoambari tengah menjalani pembenahan infrastruktur secara besar-besaran. Luas terminal yang saat ini mencapai 1.440 meter persegi dengan kapasitas sekitar 200 penumpang ditargetkan meningkat menjadi 5.000 meter persegi pada 2027.
Dengan pengembangan tersebut, terminal Bandara Betoambari nantinya diproyeksikan mampu melayani hingga 600 penumpang.
Selain itu, area parkir kendaraan yang pada 2025 hanya seluas sekitar 2.000 meter persegi kini telah bertambah menjadi kurang lebih 5.000 meter persegi pada 2026.
Pengembangan juga menyasar landasan pacu. Runway yang saat ini memiliki ukuran 30 meter x 2.010 meter ditargetkan bertambah menjadi 45 meter x 2.500 meter.
Perpanjangan landasan pacu itu diharapkan dapat membuka peluang operasional pesawat berbadan lebih besar yang banyak digunakan maskapai nasional, seperti Boeing 737-800.
Untuk mendukung seluruh rencana pengembangan tersebut, Bandara Betoambari masih membutuhkan sekitar 10 hektare lahan tambahan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....