PKK Baubau Konsolidasi Program Pokok, Dorong Transformasi Posyandu

  • 05 Mei 2026 22:00 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau – Ketua TP PKK Kota Baubau, Sitti Aryati Yusran menegaskan Rapat Konsultasi (Rakon) PKK Tahun 2026 sebagai momentum strategis untuk mengonsolidasikan arah gerakan PKK, khususnya dalam menguatkan implementasi 10 Program Pokok PKK sebagai fondasi pembangunan keluarga di Kota Baubau.

Dalam sambutannya di Aula Palagimata, Selasa, 5 Mei 2026, ia menekankan bahwa PKK bukan sekadar organisasi, melainkan mitra pemerintah yang memegang peran penting dalam membangun keluarga yang tangguh, sehat, cerdas, dan sejahtera.

“Keluarga adalah ujung tombak pembangunan. Jika keluarga kuat, maka kota juga akan maju,” ujarnya.

Ia menjelaskan, 10 Program Pokok PKK harus dipahami sebagai satu kesatuan strategi pembangunan manusia, mencakup nilai pengamalan Pancasila, gotong royong, hingga aspek pendidikan, kesehatan, ekonomi keluarga, dan lingkungan hidup.

Karena itu, seluruh kader diminta tidak melihat program tersebut sebagai kegiatan administratif semata, melainkan gerakan nyata yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Lebih lanjut, Aryati menyoroti lahirnya kebijakan baru melalui Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 yang memperluas peran Posyandu. Posyandu kini tidak hanya berfokus pada layanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga mencakup enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), yakni bidang kesehatan, pendidikan, perumahan rakyat, pekerjaan umum, sosial, serta ketenteraman dan ketertiban umum.

Ia mendorong seluruh jajaran PKK untuk segera beradaptasi dan memastikan implementasi Posyandu 6 SPM berjalan optimal di wilayah masing-masing.

Rakon TP PKK Baubau di Aula Palagimata, Selasa, 5 Mei 2026 (Foto: RRI/Arul)

Dalam forum tersebut, ia juga menyampaikan tiga arah penguatan gerakan PKK ke depan. Pertama, penyamaan persepsi dan visi antar jenjang organisasi agar gerakan PKK berjalan selaras dengan visi Pemerintah Kota Baubau.

Kedua, mendorong inovasi dan kreativitas kader dalam menyampaikan program agar lebih adaptif dan relevan dengan perkembangan zaman, termasuk menjangkau generasi muda. Ketiga, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, OPD, tokoh masyarakat, hingga dunia usaha.

Selain itu, ia meminta seluruh pengurus PKK hingga tingkat kelurahan untuk memanfaatkan media sosial seperti Facebook, Instagram, dan TikTok sebagai sarana pelaporan sekaligus publikasi kegiatan, terutama dalam implementasi Posyandu berbasis 6 SPM.

Menutup sambutannya, Aryati mengapresiasi dedikasi para kader PKK yang dinilainya telah bekerja tanpa lelah dalam mendampingi masyarakat. Ia menegaskan bahwa pengabdian tersebut merupakan investasi jangka panjang dalam membangun ketahanan keluarga di tengah tantangan zaman.

“Melalui Rakon ini, mari kita rumuskan langkah konkret, sampaikan kendala di lapangan, dan susun perencanaan yang matang agar PKK benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

Rapat Konsultasi (Rakon) PKK juga menghadirkan sejumlah OPD Mitra strategis dalam memaksimalkan peran pengurus TP PKK di seluruh jenjang. Diantaranya Dinas Kesehatan serta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Baubau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....