Sekda Ajak Warga Semarakkan MTQ Baubau 2026

  • 27 Apr 2026 16:01 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kota Baubau tahun 2026 akan menghadirkan nuansa berbeda. Jika sebelumnya digelar di area tertutup, tahun ini MTQ dipusatkan di Lapangan Lembah Hijau dan akan berlangsung mulai 28 April hingga 1 Mei 2026.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Baubau, La Ode Darus Salam, saat memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kota Baubau di halaman Kantor Wali Kota Baubau, Senin 27 April 2026.

Menurut La Ode Darus Salam, pemilihan lokasi terbuka bertujuan agar masyarakat dapat menyaksikan langsung syiar keagamaan tersebut secara lebih luas dan meriah.

“Pelaksanaan di lapangan terbuka ini agar masyarakat bisa ikut menyaksikan dan merasakan semarak MTQ sebagai bagian dari syiar Islam,” ujarnya.

Ia pun menginstruksikan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, lurah, kepala puskesmas, organisasi wanita, hingga paguyuban untuk turut ambil bagian dalam Pawai Ta’aruf yang akan digelar pada Selasa 28 April 2026.

Pembukaan MTQ tahun ini juga akan semakin istimewa dengan kehadiran Qori internasional asal Bima, Muhammad Zian Fahrezi. Ia merupakan juara nasional berturut-turut yang telah mengharumkan nama Indonesia dengan meraih juara pertama MTQ Internasional di Karbala, Irak, pada tahun 2026.

Muhammad Zian Fahrezi dijadwalkan tampil pada malam pembukaan di Lapangan Lembah Hijau dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang menjadi daya tarik utama bagi masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Sekda juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh OPD yang telah berpartisipasi dalam peringatan Hari Ulang Tahun Sulawesi Tenggara ke-62 di Kendari. Ia berharap, di usia tersebut, Provinsi Sulawesi Tenggara semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sumangerukka dan Wakil Gubernur Hugua.

Menutup arahannya, La Ode Darus Salam turut menyoroti kedisiplinan ASN, khususnya terkait kelengkapan atribut seragam seperti penggunaan peci dan perlengkapan lainnya. Ia menegaskan bahwa mulai pekan depan akan diberlakukan pemisahan barisan bagi ASN yang tidak lengkap atributnya sebagai bagian dari penegakan disiplin.

“Disiplin dalam berpakaian merupakan cerminan dari disiplin dalam bekerja,” tegasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....