TP PKK Buton Gelar Halalbihalal, Dorong Keluarga Sehat dan Tangguh Bencana
- 13 Apr 2026 21:48 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Buton – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Buton menggelar kegiatan Halalbihalal dalam rangka mempererat silaturahmi pasca Idulfitri 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut berlangsung di Sekretariat TP-PKK Kabupaten Buton, Pasarwajo, Senin 13 April 2026.
Acara ini dihadiri Bupati Buton Alvin Akawijaya Putra bersama Wakil Bupati Syarifudin Saafa, Sekretaris Daerah Buton La Ode Syamsuddin, serta jajaran kepala OPD dan pengurus organisasi wanita.
Kegiatan Halalbihalal mengusung tema “Bersama PKK Mewujudkan Keluarga Sehat, Tanggap, dan Tangguh Bencana”. Tema ini sejalan dengan program prioritas PKK dalam memperkuat ketahanan keluarga di tengah berbagai tantangan.
Dalam sambutannya, Bupati Buton menegaskan pentingnya pembangunan keluarga sebagai dasar menciptakan masyarakat yang berkualitas dan sejahtera.Ia mengatakan, gerakan PKK harus kembali pada fungsi utamanya sebagai gerakan masyarakat yang berfokus pada pemberdayaan keluarga.
“Keluarga merupakan unit terkecil masyarakat dan menjadi tempat pendidikan pertama bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” ujarnya.
Bupati juga menekankan perlunya dukungan dari perangkat daerah agar program PKK dapat berjalan optimal, khususnya dalam mewujudkan keluarga yang sehat dan tangguh terhadap bencana.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Buton, Maimuna Moko Syarifudin, mengatakan Halalbihalal menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan dan meningkatkan semangat kerja. Menurutnya, semangat Syawal diharapkan mampu mendorong seluruh kader PKK untuk lebih aktif dalam menjalankan program di tengah masyarakat.
Ia menambahkan, program keluarga sehat, tanggap, dan tangguh bencana merupakan hasil Rapat Koordinasi Nasional PKK Tahun 2025 dan sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Buton, “Buton Bersinar”.
Saat ini, TP-PKK Kabupaten Buton mulai menjalankan program satu kecamatan satu desa binaan yang difokuskan pada pembentukan keluarga sehat dan tangguh bencana, yang dimulai pada April 2026.
Pihaknya berharap seluruh elemen, baik pemerintah daerah maupun organisasi wanita, dapat bersinergi dalam mendukung keberhasilan program tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....