Musrenbang RKPD 2027 Buton, Aspal Buton jadi Momentum Akselerasi

  • 10 Apr 2026 21:37 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Buton - Peluang strategis dari kebijakan nasional terkait pemanfaatan Aspal Buton menjadi penekanan utama dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Buton 2027. Musrenbang dibuka langsung oleh Bupati Buton, Alvin Akawijaya Putra, Kamis 9 April 2026.

Bupati Alvin menegaskan, momentum ini harus ditangkap sebagai pintu akselerasi pembangunan daerah di tengah keterbatasan fiskal.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Buton tersebut merupakan tahapan penting dalam penyusunan dokumen perencanaan tahunan daerah, dengan menghadirkan unsur pemerintah pusat, provinsi, hingga pemangku kepentingan lokal.

,Bupati Alvin mengungkapkan bahwa pemerintah pusat memberi perhatian khusus terhadap potensi Aspal Buton. Bahkan, merujuk arahan Prabowo Subianto, penggunaan Aspal Buton ditargetkan mencapai minimal 30 persen dalam pembangunan jalan nasional.

“Ini adalah peluang besar bagi Buton. Di tengah situasi global, kita justru mendapat atensi. Aspal Buton harus hidup kembali dan memberi dampak langsung bagi daerah,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa delegasi Badan Perencanaan Pembangunan Nasional dijadwalkan melakukan kunjungan ke Buton pada 13 April untuk meninjau langsung potensi tersebut.

Dari pemerintah pusat, Wisnu Hidayat yang mewakili Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri menegaskan bahwa Musrenbang merupakan tahapan wajib dalam siklus perencanaan pembangunan. Ia menekankan empat prinsip utama, yakni integrasi dalam sistem nasional, kolaborasi antar pemangku kepentingan, sinkronisasi dengan tata ruang, serta berbasis kondisi dan potensi daerah.

“Muara dari seluruh perencanaan adalah peningkatan dan pemerataan pendapatan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ika Retna Wulandary dari Kementerian PPN/Bappenas menilai Kabupaten Buton memiliki peran strategis dalam pengembangan kawasan perikanan tangkap di Sulawesi Tenggara. Namun, sejumlah tantangan seperti pertumbuhan ekonomi, kemiskinan, pengangguran, dan kualitas SDM masih perlu dipercepat penanganannya.

Ia menjelaskan, arah kebijakan pembangunan 2027 akan berfokus pada peningkatan produktivitas, investasi, dan penguatan sektor industri sebagai bagian dari konsep “trisula pembangunan”, dengan target pertumbuhan ekonomi nasional di kisaran 6,3 hingga 7,5 persen.

Dari tingkat provinsi, Nur Fitrah Edyansyah mengingatkan pentingnya perencanaan berbasis data, fokus pada program prioritas, serta adaptif terhadap kondisi efisiensi anggaran.

“Perencanaan harus realistis, berkelanjutan, dan memiliki daya ungkit langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Pada level daerah, Bupati Alvin juga menyoroti sejumlah prioritas, seperti revitalisasi Pasar Kaloko pascakebakaran, pemeliharaan infrastruktur strategis seperti Jalan 25 Buton, serta penguatan layanan dasar termasuk rumah sakit daerah. Ia juga mengapresiasi kinerja PDAM Buton yang menunjukkan capaian positif di tingkat provinsi.

Menutup sambutannya, Bupati menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam mengawal pembangunan daerah.

“Saya ingin Buton lebih baik. Mari kita wujudkan bersama, meskipun di tengah keterbatasan anggaran,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....