Gubernur Sultra Targetkan 400 Rumah Layak Huni, Studi Model di Makassar
- 30 Mar 2026 19:03 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Makassar – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, menargetkan pembangunan 400 unit rumah layak huni bagi masyarakat miskin pada tahun 2026, sebagai bagian dari upaya pengentasan kemiskinan di daerah.
Hal tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke kawasan perumahan layak huni modern di Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Jumat 27 Maret 2026.
Kunjungan ini dilakukan usai menghadiri Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM).
Dalam agenda tersebut, Gubernur turut didampingi Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, serta Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Veronica Tan.
Di lokasi, rombongan meninjau langsung kawasan perumahan yang dibangun oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Sedikitnya 20 unit rumah tipe knock down dengan desain Tipe 36 telah dibangun menggunakan material panel PVC dan telah dihuni warga.
Menurut Gubernur, model hunian tersebut dinilai efisien dan relevan untuk diterapkan di Sulawesi Tenggara, terutama dalam menjawab kebutuhan rumah layak huni di wilayah terpencil.
“Kita meninjau kawasan ini untuk melihat desain dan penataan pemukiman. Ini menjadi referensi penting bagi program pembangunan rumah layak huni di Sultra,” ujarnya.
Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Sultra telah menyiapkan anggaran untuk pembangunan 400 unit rumah layak huni pada tahun ini yang akan tersebar di berbagai kabupaten dan kota.
Selain itu, Gubernur juga membuka peluang kolaborasi dengan Kemensos guna mengadopsi konsep pembangunan serupa di Sultra agar lebih efektif dan tepat sasaran.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Sultra, Parinringi, menyebut pihaknya telah diinstruksikan untuk segera berkoordinasi dengan Kemensos terkait implementasi program tersebut.
Kunjungan kerja ini diakhiri dengan dialog bersama warga penerima manfaat untuk mendengar langsung pengalaman mereka dalam menempati rumah layak huni tersebut, sebagai bahan evaluasi bagi pengembangan program serupa di Sulawesi Tenggara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....