Wakil Ketua DPRD Baubau Dukung Pemkot Beri Dana Jaminan SAJ

  • 17 Jun 2026 13:12 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau - Wakil Ketua DPRD Kota Baubau, Adriansyah Farmin, mendukung langkah Pemerintah Kota Baubau untuk kembali menyiapkan dana deposit atau dana jaminan kekurangan keterisian kursi bagi layanan penerbangan Super Air Jet (SAJ) rute Baubau–Makassar.

Menurut Adriansyah, skema deposit kursi pernah diterapkan pada 2025 dan terbukti efektif menjaga operasional maskapai sekaligus meningkatkan jumlah penumpang di Bandara Betoambari.

"Kalau Super Air Jet bisa kembali beroperasi, masyarakat mendapat layanan transportasi udara yang lebih terjangkau dibandingkan pilihan yang ada saat ini,"kata Adriansyah.

Adri menjelaskan, dana deposit hanya digunakan apabila kuota kursi yang telah ditentukan tidak terpenuhi. Jika tingkat keterisian penumpang tinggi, dana tersebut tidak akan terpakai.

"Harapannya tentu kursi terisi maksimal sehingga dana deposit pemerintah tidak digunakan,"ujarnya.

Adriansyah menyebut kebijakan serupa pernah dilakukan sebelumnya. Dari alokasi sekitar Rp1 miliar pada 2025, dana yang terpakai hanya setengahnya.

Dirinya menilai keberadaan Super Air Jet merupakan kebutuhan masyarakat karena mendukung akses transportasi udara yang memadai serta memperlancar mobilitas orang dan barang.

"Kita harus berpikir secara menyeluruh bagaimana menghadirkan kembali Super Air Jet karena ini kebutuhan masyarakat,"katanya.

Meski ruang fiskal daerah terbatas, Adriansyah optimis pemerintah dan DPRD dapat mencari solusi penganggaran. Menurutnya, efisiensi belanja maupun realokasi pos anggaran yang tidak terserap dapat menjadi alternatif untuk mendukung dana deposit tersebut.

Selain memberikan tiket yang lebih terjangkau, Adriansyah menilai operasional Super Air Jet juga berdampak terhadap perekonomian daerah.

Adri menyebut kemudahan akses penerbangan dapat menekan inflasi, meningkatkan minat wisatawan berkunjung ke Baubau, menarik investasi, hingga memperkuat posisi Baubau sebagai daerah transit.

"Semua itu akan berdampak positif terhadap perputaran ekonomi Kota Baubau,"ujarnya

Sementara itu, Koordinator Teknik, Operasi, Keamanan dan Pelayanan Darurat UPBU Betoambari Baubau, Fadli, membenarkan berhentinya sementara operasional Super Air Jet pada Mei 2026 lalu berdampak besar terhadap jumlah penumpang.

Data Bandara Betoambari menunjukkan, saat Super Air Jet masih beroperasi pada April 2026, total jumlah penumpang datang dan berangkat mencapai sekitar 9.854 orang. Bahkan pada Maret 2026, jumlah penumpang tercatat mencapai 11.598 orang.

Namun pada Mei 2026, setelah maskapai tersebut menghentikan sementara penerbangan, jumlah penumpang turun menjadi 6.063 orang.

"Artinya ada selisih sekitar 5.535 penumpang. Pengaruh Super Air Jet terhadap jumlah penumpang sangat besar,"kata Fadli, Rabu 17 Juni 2026.

Menurutnya, dukungan pemerintah daerah sangat dibutuhkan agar Super Air Jet dapat kembali melayani penerbangan setiap hari di Bandara Betoambari.

Fadli mengatakan, selain memberikan kepastian jadwal penerbangan bagi masyarakat, keberadaan maskapai tersebut juga diyakini mampu menjaga geliat ekonomi Baubau yang bergantung pada kelancaran konektivitas udara.

Kondisi penurunan jumlah penumpang berpotensi turut memengaruhi perputaran ekonomi daerah. Jika terjadi pengurangan 5.535 penumpang, dengan asumsi setiap penumpang membelanjakan sedikitnya Rp100 ribu selama berada di Baubau, maka potensi uang yang tidak beredar di masyarakat mencapai sekitar Rp553,5 juta per bulan atau Rp6,64 miliar dalam setahun.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....