Wakil Ketua DPRD Dukung Percepatan Pengembangan Bandara Betoambari
- 04 Jun 2026 19:55 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau - Wakil Ketua DPRD Kota Baubau, Adriansyah Farmin menyatakan komitmennya mendukung percepatan pengembangan Bandara Betoambari agar mampu melayani berbagai jenis pesawat yang banyak digunakan maskapai penerbangan di Indonesia dan menjadi pintu masuk utama pertumbuhan ekonomi di kawasan Kepulauan Buton.
Saat ini, Bandara Betoambari tengah menjalani pembenahan infrastruktur secara besar-besaran. Salah satu target utamanya adalah memperpanjang landasan pacu hingga mencapai 2.500 meter.
"Pada prinsipnya, DPRD sangat mendukung pengembangan Bandara Betoambari. Kami akan mengusahakan dengan semaksimal mungkin untuk mendorong percepatan pengembangan Bandara Betoambari, baik dari infrastruktur maupun pengembangan runway berdasarkan kemampuan, tugas serta kapasitas kami di DPRD Baubau," kata Adriansyah, Selasa, 2 Juni 2026.
Meski kondisi fiskal daerah sedang menghadapi keterbatasan akibat kebijakan efisiensi anggaran, Adri mengatakan, pihaknya tetap membuka ruang dukungan terhadap kebutuhan pengembangan bandara, termasuk terkait pembebasan lahan.
"Ya, memang hari ini kondisi fiskal daerah kita yang sangat berbatas akibat dari kebijakan efisiensi yang dikeluarkan oleh pemerintah hari ini. Tapi itu bukan berarti DPRD tidak mendukung proses penganggaran tentang hibah lahan pengembangan bandara,"ujarnya.
Terkait tahapan pembebasan lahan, Adri menilai langkah tersebut harus dilakukan secara bertahap dan berorientasi pada kebutuhan paling mendesak untuk mendukung perpanjangan landasan pacu.
Ia menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah dan pihak bandara agar lahan yang dibebaskan benar-benar mendukung kebutuhan pengembangan runway.
"Maka pemerintah dan pihak bandara harus berkoordinasi dengan baik untuk melihat lahan-lahan yang memang dilalui oleh perpanjangan runway itu yang harus menjadi skala prioritas pembebasan lahan bandara,"tambahnya.
Saat ini panjang runway Bandara Betoambari telah mencapai sekitar 2.010 meter dengan lebar 30 meter. Untuk memenuhi standar operasional pesawat yang lebih besar, masih dibutuhkan tambahan sekitar 500 meter lagi hingga mencapai target 2.500 meter dengan lebar 45 meter.
Selain runway, luas terminal yang saat ini sekitar 1.440 meter persegi dengan kapasitas ruang tunggu keberangkatan sekitar 200 penumpang ditargetkan meningkat menjadi 5.000 meter persegi pada 2027. Sementara area parkir yang pada 2025 hanya sekitar 2.000 meter persegi kini telah berkembang menjadi kurang lebih 5.000 meter persegi.
Pengembangan Bandara Betoambari menjadi pekerjaan bersama antara Kementerian Perhubungan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dan Pemerintah Kota Baubau. Keberhasilan mencapai target runway 2.500 meter diyakini akan membuka peluang masuknya lebih banyak maskapai serta meningkatkan konektivitas udara yang berdampak pada pertumbuhan investasi, pariwisata, dan perekonomian daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....