Kemensos Jajaki Penyaluran Bansos Melalui KDMP
- 29 Jul 2026 11:25 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID,Baubau - Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyatakan akan segera melakukan uji coba atau pilot project penyaluran bansos lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di 900 titik lokasi.
Dilansir kemensos.go.id, hal tesebut disampaikan saat memaparkan rencana strategis terintegrasi dengan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) di Kemenko Bidang Pangan, Jakarta Pusat, Selasa 28 Juli 2026.
"Ini kita akan coba jajaki. Karena sekarang sudah mulai proses penyaluran triwulan 3, nanti akan kita lihat dan simulasikan. Kita akan coba dulu penyaluran di 900 titik KDMP yang sudah siap beroperasi. Dan yang akan melayani nantinya adalah agen-agen dari perbankan," kata Gus Ipul.
Gus Ipul menjelaskan, selama ini penyaluran bansos dilakukan melalui Himbara atau PT Pos. Kedepan, Kemensos akan mendekatkan akses pencairan ini ke tingkat desa melalui KDMP.
Uji coba di KDMP tidak mengubah mekanisme regulasi yang ada. Bank Himbara akan ditugaskan untuk membuka perwakilan (agen bank) di gerai KDMP, sehingga data penerima manfaat tetap dipegang dan diproses oleh bank.
Ada dua jenis bansos yang disalurkan, yaitu Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bansos Sembako/Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).
Mensos menegaskan, tidak akan ada pengalihan penuh. PT Pos tetap memiliki peran krusial khusus untuk target masyarakat di daerah 3T dan penerima manfaat dengan kondisi khusus, seperti lansia atau penyandang disabilitas berat, di mana PT Pos bertugas mengantarkan bansos secara langsung ke rumah mereka.
"KDMP itu kan posisinya di desa, sehingga penerima manfaat tidak perlu jauh-jauh dan bisa lebih mudah mengakses," jelas Gus Ipul.
"Jadi, ada dua pilihannya. Pertama, pihak perbankan akan membuka agen di KDMP-KDMP. Yang kedua, kalau regulasinya sudah ada perubahan, bisa jadi penyalurannya lewat langsung ke KDMP. Tapi, untuk sekarang regulasinya memang melalui Himbara."
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....