KKP Latih 5.135 Calon Pengelola KNMP Perkuat Ekonomi Pesisir
- 25 Jul 2026 21:06 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan pelatihan manajerial kepada 5.135 calon pengelola Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) sebagai langkah menyiapkan sumber daya manusia yang profesional untuk mengelola kawasan ekonomi pesisir secara produktif dan berkelanjutan. Program pelatihan berlangsung pada 17–29 Juli 2026 dan dilaksanakan serentak di 10 satuan pendidikan TNI yang tersebar di Jakarta, Bogor, Surabaya, dan Sidoarjo.
Melansir dari kkp.go.id pada Sabtu 25 Juli 2026, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta mengatakan, pelatihan tersebut merupakan langkah strategis agar pengelolaan Kampung Nelayan Merah Putih mampu menciptakan kawasan pesisir yang modern, produktif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat nelayan.
Menurutnya, KNMP tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga dirancang sebagai pusat ekonomi pesisir yang dilengkapi berbagai fasilitas usaha perikanan, seperti pabrik es, cold storage, sentra kuliner, bengkel kapal, hingga kios perbekalan. Keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari tersedianya fasilitas, melainkan juga dari kemampuan pengelola dalam menggerakkan aktivitas ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selama mengikuti pelatihan, peserta dipersiapkan untuk mengisi empat posisi utama, yakni Manajer Operasional, Kepala Produksi, Penjamin Mutu, dan Administrasi Keuangan. Materi yang diberikan meliputi kompetensi dasar, kemampuan teknis sesuai bidang tugas, kepemimpinan, hingga keterampilan bekerja sama dengan masyarakat pesisir. Selain itu, peserta juga mendapatkan pembekalan dari para pelatih, praktisi, dan tenaga ahli yang berpengalaman.
Sebelum pelatihan nasional dimulai, BPPSDM KP telah menyiapkan 573 tenaga pelatih melalui kegiatan Training of Trainers (ToT) dan Microteaching yang dilaksanakan pada 6–10 Juli 2026 di Makassar, Bandung, Surabaya, dan Bogor. Para pelatih memperoleh penyamaan persepsi terhadap 28 modul pelatihan agar proses pembelajaran di seluruh lokasi berlangsung dengan standar yang sama.
Kepala Pusat Pelatihan KP, Joni Haryadi D., menegaskan bahwa para pengelola KNMP nantinya diharapkan tidak hanya menjalankan operasional kawasan, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mampu menggerakkan ekonomi lokal, memperkuat kelembagaan masyarakat, dan menghadirkan manfaat nyata bagi nelayan.
Pelaksanaan pelatihan merupakan hasil kolaborasi antara KKP, Kementerian Pertahanan, PT Agrinas Jaladri Nusantara, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Sinergi lintas sektor tersebut diharapkan mampu memastikan seluruh pengelola memiliki kompetensi yang seragam sebelum diterjunkan ke lokasi penugasan, sehingga Program Kampung Nelayan Merah Putih dapat menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi biru dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir di berbagai daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....