Mensos Berikan Arahan jelang MPLS Siswa Baru Sekolah Rakyat
- 07 Jul 2026 00:08 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID,Baubau - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memberikan arahan khusus jelang pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS Sekolah Rakyat pada 14 Juli 2026 mendatang.
Dilansir kemensos.go.id, Mensos menegaskan seluruh unit kerja harus bahu-membahu memastikan MPLS siswa baru Sekolah Rakyat di berbagai titik berjalan lancar.
“Karena ini menjadi kepentingan seluruh Kementerian Sosial bukan hanya tanggung jawab satu pihak saja, jadi semua harus tahu, semua harus terlibat, semua harus ikut mendengarkan, dan semua harus berkontribusi," kata Gus Ipul saat memimpin rapat koordinasi kesiapan MPLS Sekolah Rakyat di kantor Kementerian Sosial, Kamis 2 Juli 2026.
Rapat membahas empat klaster kesiapan. Klaster pertama membahas kesiapan fisik, sarana prasarana, dan perlengkapan di Sekolah Rakyat.
Klaster kedua membahas kesiapan migrasi dan rekrutmen siswa. Klaster ketiga membahas kesiapan kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan. Klaster keempat membahas kesiapan pelaksanaan MPLS Sekolah Rakyat.
Selain unit kerja di Kemensos, Gus Ipul juga meminta para kepala sentra ikut mengawal proses perpindahan siswa dari Sekolah Rakyat Rintisan ke Sekolah Rakyat Permanen. Ia juga mengingatkan agar sarana yang ditinggalkan di lokasi sebelumnya tetap dirawat.
"Jangan sampai kursi, bangku, dan perlengkapan lainnya masih ditinggalkan di sana menjadi rusak. Semua itu harus dirawat. Jangan sampai ada yang hilang," katanya.
MPLS Sekolah Rakyat akan dilaksanakan pada 14-31 Juli 2026. Setelah itu, masa matrikulasi dijadwalkan berlangsung pada 3 Agustus sampai 30 September 2026.
Rangkaian kegiatan MPLS akan mencakup pengenalan sekolah, pemeriksaan kesehatan, pengenalan tata tertib, kegiatan pembentukan karakter, dan kegiatan pendukung lain.
Lebih lanjut, Gus Ipul menyampaikan enam arahan untuk memperkuat kesiapan pelaksanaan MPLS Sekolah Rakyat:
1. Mengaktifkan kembali Sekber Sekolah Rakyat dan Satker
2. Melaksanakan simulasi menyeluruh perpindahan SR Rintisan ke SR Permanen,
3. Mempercepat distribusi perlengkapan sekolah dan pengadaan perlengkapan siswa baru
4. Meningkatkan koordinasi dengan Kementerian PU terkait pengelolaan sarana dan prasarana
5. Mengaktifkan kembali Gugus Tugas Pengendalian untuk mengatasi hambatan menjelang 14 Juli.
6. Memetakan kebutuhan anggaran tambahan (apabila diperlukan)
Menutup arahannya, Gus Ipul meminta seluruh jajaran turun tangan dalam proses tersebut.
“Saya berharap turun tangan semua ini. Turun tangan, bukan tangan turun ya. Turun tangan,” tegasnya
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....