Lindungi Generasi Muda, Kemenkes Siapkan Aturan Bungkus Rokok Seragam

  • 10 Jun 2026 06:06 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tengah menyusun aturan baru terkait pengendalian konsumsi rokok, khususnya untuk melindungi generasi muda dari daya tarik produk tembakau. Salah satu kebijakan yang sedang dikaji adalah standardisasi kemasan atau plain packaging pada produk rokok dan rokok elektronik.

Melansir dari Kemkes.go.id pada Selasa 9 Juni 2026, kebijakan tersebut merupakan bagian dari Rancangan Peraturan Menteri Kesehatan (RPMK) tentang Pencantuman Peringatan Kesehatan dan Informasi pada Produk Tembakau dan Rokok Elektronik. Dalam aturan ini, kemasan rokok akan diseragamkan agar tidak lagi menampilkan desain visual yang menarik bagi anak-anak dan remaja.

Menurut Kemenkes, penyeragaman kemasan diharapkan dapat mengurangi daya tarik produk tembakau di pasaran. Selama ini, warna, desain, dan branding pada bungkus rokok dinilai menjadi salah satu strategi promosi yang efektif dan memengaruhi persepsi konsumen, terutama kalangan muda.

Selain menyeragamkan kemasan, aturan tersebut juga akan memperkuat tampilan peringatan kesehatan bergambar pada bungkus rokok. Nama merek tetap dicantumkan, tetapi dengan format yang dibatasi agar tidak mendominasi keseluruhan desain kemasan.

Kemenkes menegaskan, kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari amanat Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024 tentang pelaksanaan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan yang mengatur standardisasi kemasan produk tembakau dan rokok elektronik.

Meski demikian, rencana tersebut diperkirakan menuai pro dan kontra. Di satu sisi, kalangan kesehatan masyarakat mendukung kebijakan ini sebagai upaya preventif. Di sisi lain, sebagian pelaku industri rokok menilai aturan tersebut berpotensi berdampak pada usaha dan tenaga kerja.

Kemenkes menyampaikan, pembahasan regulasi masih terus berjalan dan melibatkan berbagai pihak terkait. Pemerintah berharap aturan yang disusun dapat menjadi langkah konkret dalam mengurangi paparan rokok, terutama bagi anak dan remaja.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....