Kemensos Usulkan Pengadaan Sekolah Rakyat Diserahkan Lembaga Lain
- 08 Mei 2026 20:01 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau - Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul membuka kemungkinan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa program Sekolah Rakyat diserahkan ke lembaga atau instansi lain yang memiliki kapasitas pengadaan.
Dilansir dari Kemensos.go.id, usulan tersebut muncul karena Kementerian Sosial masih menghadapi keterbatasan sumber daya manusia (SDM) di bidang pengadaan. Sebagai awalan, Gus Ipul mengkonsultasikan hal tersebut ke pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi dalam pertemuan di kantor KPK, Jakarta Selatan, Jumat 8 Mei 2026.
“Kami minta sekali lagi nasihat, jika diperkenankan kami ingin pengadaan untuk sementara waktu sambil kita memperkuat SDM yang ada di Kemensos, kalau bisa kita lakukan pengadaan di instansi lain lewat agen pengadaan,” kata Gus Ipul.
Menurutnya, Kemensos ingin proses pengadaan program Sekolah Rakyat dilakukan oleh pihak yang memiliki kemampuan dan pengalaman lebih baik agar pelaksanaannya transparan dan terhindar dari risiko penyimpangan.
“Dititipkan kepada Kementerian yang memang memiliki kapasitas yang baik untuk menyelenggarakan pengadaan,” lanjut Gus Ipul.
Konsultasi dengan KPK menjadi momentum evaluasi terhadap sistem pengadaan di Kemensos. Ia mengakui, berdasarkan catatan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), posisi Kemensos dalam tata kelola pengadaan masih perlu diperbaiki.
“Sampai hari ini dalam catatan LKPP, kami masih di peringkat ke-167 dalam pengadaan barang dan jasa dari 600 lebih lembaga maupun instansi yang menyelenggarakan pengadaan barang dan jasa,” kata Gus Ipul.
Ia menegaskan, langkah konsultasi dengan KPK dilakukan juga sebagai bentuk kehati-hatian Kemensos dalam menjalankan program strategis Presiden Prabowo Subianto di bidang pengentasan kemiskinan.
Ia mengatakan, Sekolah Rakyat merupakan bagian dari strategi besar pengentasan kemiskinan nasional sebagaimana diatur dalam Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025.
“Ini bagian dari miniatur pengentasan kemiskinan. Anaknya sekolah Orangtuanya diberdayakan, kemudian rumahnya dibantu supaya lebih layak huni. Nanti mendapatkan bansos lengkap orangtuanya juga menjadi anggota Kopdes Merah Putih. Sebagai bagian dari Pemberdayaan, nanti anaknya lulus Orangtuanya naik kelas menjadi keluarga yang lebih mandiri tidak bergantung lagi bansos,” jelas Gus Ipul.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....