WBP Lapas Baubau Ikuti Pelatihan Kemandirian
- 07 Mei 2026 08:07 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau - Puluhan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Baubau mendapatkan bekal keterampilan melalui program pelatihan kemandirian yang digelar bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Buton.
Program pelatihan tersebut resmi dibuka pada Rabu 6 Mei 2026 dan akan berlangsung selama 16 hari hingga akhir Mei mendatang. Sebanyak 80 warga binaan pemasyakatan (WBP) terpilih mengikuti pelatihan sesuai minat dan bakat masing-masing.
Adapun empat jenis pelatihan yang diberikan meliputi teknik pengelasan, pertukangan batu, mobiler, dan hidroponik. Masing-masing bidang diikuti oleh 20 warga binaan.
| Baca juga: BNN Luncurkan Strategi Fasilitator P4GN |
Kepala Lapas Kelas IIA Baubau, Abdul Waris, mengatakan para peserta sebelumnya telah melalui proses seleksi dan asesmen yang dilakukan petugas untuk menyesuaikan kemampuan dan potensi warga binaan dengan jenis pelatihan yang tersedia.
“Mereka sebelumnya diseleksi melalui asesmen oleh petugas kami dengan menguji bakat mereka sesuai pelatihan yang disiapkan. Hasilnya, 80 orang dari lebih 400 warga binaan memenuhi syarat untuk mengikuti pelatihan,” ujar Abdul Waris kepada RRI, Rabu 6 Mei 2026.
Menurutnya, program tersebut merupakan bagian dari pembinaan kemandirian yang bertujuan memberikan keterampilan kerja kepada warga binaan sebagai bekal setelah bebas nanti.
Abdul Waris menambahkan, peserta yang dinyatakan mahir dan terampil usai mengikuti pelatihan akan memperoleh sertifikat resmi dari BLK. Sertifikat itu nantinya dapat digunakan sebagai legalitas pendukung saat melamar pekerjaan.
“Harapan kita, dengan adanya sertifikat yang akan diberikan, mereka bisa lebih bersaing saat melamar pekerjaan setelah bebas nanti, karena mereka memiliki sertifikat pelatihan langsung dari BLK,” katanya.
Melalui pelatihan ini, Kalapas berharap warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga memperoleh keterampilan produktif yang dapat membantu mereka kembali dan beradaptasi di tengah masyarakat secara positif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....