Menteri Haji Umrah Bawa Doa dan Salam Presiden untuk Keluarga dr. Fitri di Baubau
- 11 Jul 2026 16:14 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau - Suasana haru kembali menyelimuti rumah keluarga almarhumah dr. Hj. Fitri Rezkiani di Jalan Abdul Aziz, Kelurahan Wameo, Kecamatan Batupoaro, Kota Baubau, Sabtu, 11 Juli 2026. Duka yang telah sebulan lebih mereka rasakan mendapat perhatian langsung dari pemerintah.
Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dr. K.H. Mochamad Irfan Yusuf, M.Si., bersama jajaran datang membawa doa, salam Presiden Prabowo Subianto, sekaligus penghormatan atas pengabdian almarhumah yang wafat saat menjalankan tugas di Tanah Suci.
Kunjungan tersebut bukan sekadar agenda resmi. Menteri menegaskan kehadirannya merupakan bentuk tanggung jawab Kementerian Haji dan Umrah kepada salah seorang petugas haji yang gugur dalam menjalankan amanah negara. Selain itu, Menteri juga menyampaikan secara langsung belasungkawa dan salam dari Presiden kepada keluarga yang ditinggalkan.
"Pertama, kami datang sebagai bagian dari Kementerian Haji dan Umrah karena beliau bertugas atas nama Kementerian Haji. Yang kedua, kami menyampaikan salam dari Presiden Prabowo untuk keluarga almarhumah. Insya Allah kita semua mendoakan beliau gugur dalam tugas dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT," ujar Mochamad Irfan Yusuf.

Nama dr. Fitri dikenang sebagai tenaga kesehatan sekaligus petugas pendamping jemaah haji Kloter UPG 38 asal Sulawesi Tenggara. Selama musim haji 2026, almarhumah mengabdikan diri mendampingi dan melayani kesehatan jemaah Indonesia hingga akhirnya wafat di Makkah, Arab Saudi, pada 7 Juni 2026 akibat gangguan kesehatan dan kelelahan saat bertugas.
Sebagai bentuk kepedulian, Menteri Haji dan Umrah turut menyerahkan santunan kepada keluarga. Namun, menurutnya, seluruh bantuan itu tidak akan pernah sebanding dengan kehilangan yang dialami keluarga.
"Ada santunan yang memang menjadi hak keluarga, ada juga dari teman-teman perbankan dan dari kementerian. Tentu itu tidak sebanding dengan kehilangan keluarganya, tetapi ini adalah bentuk perhatian kami kepada keluarga yang telah ditinggalkan oleh salah satu pejuang kami," katanya.

Bagi pemerintah, dr. Fitri adalah sosok yang mengabdikan diri hingga akhir hayat demi melayani tamu-tamu Allah. Karena itu, kunjungan Menteri Haji dan Umrah ke Kota Baubau menjadi penegasan bahwa jasa dan pengorbanannya tidak dilupakan.
Doa dan perhatian kepada keluarga menjadi wujud penghormatan negara kepada seorang tenaga kesehatan yang mengakhiri pengabdiannya di Tanah Suci.
Selain santunan dari Kementerian Haji dan Umrah, keluarga dr. Fitri juga menerima manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Tabungan Hari Tua (JHT) dari Taspen. Keluarga juga menerima santunan dari Bank Syariah Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....