Jemaah Haji Bergerak ke Arafah, Kemenhaj Imbau Jaga Kesehatan
- 26 Mei 2026 07:09 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengimbau seluruh jemaah agar menjaga kesehatan dan mengurangi aktivitas berat selama pelaksanaan Armuzna, yakni Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Dilansir dari haji.go.id, jemaah haji Indonesia mulai diberangkatkan secara bertahap dari hotel masing-masing menuju Arafah.
“Alhamdulillah, memasuki hari ke-34 operasional penyelenggaraan ibadah haji, hari ini jemaah haji Indonesia mulai bergerak menuju Arafah secara bertahap untuk menjalani puncak ibadah haji. Ini adalah fase yang sangat penting dan membutuhkan kesiapan fisik, mental, serta kedisiplinan seluruh jemaah,” ujar Juru Bicara Kemenhaj Maria Ulfa Assegaf, di Jakarta, Senin 25 Mei 2026.
Maria menjelaskan, pergerakan jemaah menuju Arafah dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu pukul 07.00, 11.30, dan 16.30 waktu Arab Saudi.
“Kami mengimbau seluruh jemaah agar mengikuti jadwal yang telah ditentukan, tidak bergerak sendiri, tidak mendahului rombongan, dan selalu mematuhi arahan petugas kloter, sektor, maupun pembimbing ibadah agar seluruh proses berjalan tertib dan aman,” lanjutnya.
Maria juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan selama fase Armuzna yang membutuhkan stamina tinggi dan mobilitas intensif.
“Kami meminta seluruh jemaah untuk menjaga kondisi tubuh dengan istirahat cukup, makan teratur, memperbanyak minum air putih, serta menghindari aktivitas yang tidak perlu agar energi tetap terjaga selama puncak ibadah haji,” ujarnya.
“Gunakan payung, masker, dan alas kaki yang nyaman saat beraktivitas di luar ruangan untuk mengurangi risiko kelelahan akibat cuaca panas. Bagi jemaah yang memiliki riwayat penyakit tertentu, pastikan obat pribadi selalu dibawa dan mudah dijangkau,” tambahnya.
Pemerintah Indonesia turut membatasi kegiatan di luar rangkaian ibadah inti, termasuk city tour dan perjalanan tambahan sebelum Armuzna selesai. Kebijakan tersebut dilakukan guna menjaga kondisi kesehatan jemaah agar tetap fit menghadapi puncak ibadah haji.
Sementara itu, petugas haji Indonesia terus melakukan berbagai persiapan layanan bagi jemaah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina, mulai dari kesiapan tenda, distribusi konsumsi, transportasi, hingga layanan kesehatan.
Diharapkan seluruh jemaah haji Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan aman, lancar, dan kembali ke Tanah Air dalam kondisi sehat serta memperoleh predikat haji mabrur.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....