Pemda Muna Canangkan Gerakan Tanam Jagung Massal

  • 02 Jun 2025 18:20 WIB
  •  Baubau

KBRN, Muna: Pemerintah Daerah Kabupaten Muna secara resmi mencanangkan Gerakan Daerah Menanam Jagung sebagai langkah konkret dalam mendukung ketahanan pangan, pengendalian inflasi, serta menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat luas.

Kegiatan pencanangan ini dilaksanakan di Desa Warambe, lahan milik Kelompok Tani Labotoro, Kecamatan Parigi pada Minggu (1/6/2025).

Dalam sambutannya Bupati Muna, Bachrun, menyampaikan pencanangan gerakan ini merupakan implementasi dari salah satu visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Muna, yaitu mengembangkan sektor pertanian berbasis potensi lokal dengan komoditas utama jagung.

"Melalui gerakan ini, kita ingin mendorong pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan produktif. Menanam jagung bukan hanya soal hasil panen, tetapi juga bagian dari upaya membangun kemandirian pangan, memperkuat ekonomi masyarakat, serta menekan laju inflasi," ujar Bachrun.

Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada Bupati Muna sebelumnya, LM Rusman Emba, yang telah meletakkan dasar kuat dengan membangun pabrik pengolahan jagung berkapasitas 30 ton di Desa Bea.

Bupati Bachrun menegaskan bahwa selain pertanian, sektor peternakan dan perikanan juga menjadi fokus pengembangan daerah. Ketiga sektor ini diyakini sebagai pilar utama peningkatan pendapatan dan ketahanan pangan masyarakat Kabupaten Muna.

"Sinergi dan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat sangat dibutuhkan agar kita bisa mewujudkan cita-cita kemandirian dan kesejahteraan, sejalan dengan program strategis nasional serta visi besar Asta Cita Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto," tegasnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sultra, M. Taufik, turut mengapresiasi inisiatif Pemda Muna. Menurutnya, langkah ini merupakan kontribusi nyata terhadap program ketahanan pangan provinsi dan nasional.

"Kami mengajak semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, untuk bersinergi mendukung program-program di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. Ketahanan pangan hanya bisa dicapai melalui kolaborasi harmonis," ungkap Prof. Taufik.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Hortikultura Kabupaten Muna, Anwar Agigi, menyebutkan bahwa tahap awal gerakan tanam jagung ini mencakup lahan seluas 70 hektare, dengan target menghasilkan jagung berkualitas konsumsi dan sesuai standar pangan.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk terus mengoptimalkan lahan-lahan produktif, termasuk melalui program peremajaan tanaman jambu mete, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Sekda Muna, Rektor Universitas Karya Persada Muna, para kepala OPD se-Kabupaten Muna, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Muna, para camat, penyuluh pertanian, tokoh masyarakat, dan masyarakat setempat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....