Dua Mahasiswi Keperawatan di Baubau Saling Pukul, Polisi Upayakan Mediasi

  • 22 Jun 2026 16:09 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau – Video yang memperlihatkan dua mahasiswi terlibat adu mulut hingga baku pukul di Kota Baubau viral di media sosial. Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Senin, 8 Juni 2026, dan menjadi perhatian warganet setelah rekaman videonya beredar luas.

Dalam video berdurasi 1 menit 7 detik itu, terlihat seorang wanita berhijab mengenakan seragam putih yang diketahui merupakan mahasiswi keperawatan terlibat cekcok dengan seorang wanita bermasker. Tak lama kemudian, pertengkaran tersebut berujung pada aksi saling serang, di mana wanita bermasker tampak memukul bagian kepala lawannya.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Wa Ode Wau, Kelurahan Tanganapada, Kecamatan Murhum, Kota Baubau, tidak jauh dari kawasan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) IST Buton. Aksi keduanya sontak menjadi tontonan warga sekitar maupun pengguna jalan yang melintas.

Kasi Humas Polres Baubau, Iptu Rino Asnan, membenarkan adanya perkelahian yang melibatkan dua wanita tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, keduanya merupakan mahasiswi dari salah satu kampus kesehatan di Kota Baubau.

Iptu Rino menjelaskan, kedua wanita tersebut berinisial CAP (20) dan CI. Keduanya berasal dari kampus yang sama, namun CI diketahui merupakan alumni, sementara CAP masih aktif menjalani perkuliahan.

“Sebelum video itu viral, kedua wanita tersebut sebelumnya telah berselisih paham. Mereka berkelahi karena ada kesalahpahaman antara kedua belah pihak. Mereka saling mengejek dan salah satunya tidak terima,” ujar Iptu Rino Asnan, Senin 22 Juni 2026.

Akibat insiden tersebut, kedua belah pihak sama-sama melaporkan kasus dugaan penganiayaan kepada pihak kepolisian. CAP melaporkan kejadian itu ke Polsek Murhum, sedangkan CI membuat laporan di Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Baubau.

“Keduanya saling melapor dan perkembangan kasusnya masih dalam tahap penyelidikan. Pihak kepolisian juga mengupayakan mediasi terhadap kedua belah pihak,” kata Rino.

Saat ini, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap laporan yang diajukan masing-masing pihak sembari mengedepankan penyelesaian secara kekeluargaan melalui proses mediasi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....