Nasirudin Tinggalkan Warisan Inovasi meski Belum Setahun Menjabat
- 24 Apr 2026 14:49 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau – Belum genap setahun memimpin Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Baubau, Nasirudin resmi mengemban amanah baru sebagai Kepala Bapas Kelas II Purwokerto. Meski singkat, kiprahnya di Baubau meninggalkan jejak kuat melalui berbagai inovasi dan kolaborasi lintas sektor.
Selama masa tugasnya, Nasirudin berhasil membangun 45 perjanjian kerja sama dan nota kesepahaman (MoU) yang mencakup sembilan kabupaten/kota wilayah kerja Bapas Baubau. Kolaborasi tersebut melibatkan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, hingga Kementerian Agama untuk mendukung pelaksanaan pidana kerja sosial.
Tak hanya itu, ia juga menggagas 15 kerja sama tambahan dengan kelompok mitra pemasyarakatan. Dukungan tersebut mencakup pembinaan keterampilan seperti perbengkelan, sinergi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), hingga kemitraan dengan pihak swasta seperti Gora untuk membantu pemasaran produk UMKM Butonik karya klien Bapas.
“Semua kolaborasi ini bertujuan memperkuat pelaksanaan pidana kerja sosial sekaligus mendorong kemandirian klien pemasyarakatan,” ungkap Nasirudin saat acara pisah sambut di salah satu hotel di Kota Baubau, Kamis, 23 April 2026.
Di penghujung masa jabatannya, Nasirudin kembali mencatatkan terobosan dengan meluncurkan buku “Alamat Pidana Kerja Sosial”. Buku ini memuat data lengkap lokasi pelaksanaan pidana kerja sosial di sembilan wilayah kerja Bapas Baubau.
Inovasi tersebut menjadi yang pertama di Sulawesi Tenggara, bahkan berpotensi menjadi pionir di tingkat nasional. Kehadirannya diharapkan menjadi panduan strategis dalam pelaksanaan pidana kerja sosial serta memperkuat koordinasi lintas wilayah dalam pembinaan klien.
Selain itu, Nasirudin juga mendorong pengembangan produk binaan berlabel “Butonik” sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemandirian klien pemasyarakatan.
Berbagai capaian ini mempertegas peran Bapas Baubau sebagai institusi yang adaptif dan progresif dalam membangun sistem pemasyarakatan yang lebih humanis, produktif, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....