GIGS Vol. 5 Siap Guncang Baubau, Dua Puluh Band Siap Tampil
- 19 Apr 2026 21:58 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau — Event musik lokal bertajuk “Podo Podo Yingkita” GIGS Vol. 5 siap mengguncang Kota Baubau dengan penampilan 20 band lokal. Kegiatan musik ini resmi dilaunching di D'Heaven Coffee, Jumat, 17 April 2026 malam.
Penggagas sekaligus Founder GIGS, Jalumun, menjelaskan bahwa event ini dirancang bukan sekadar hiburan, tetapi juga ruang pembinaan dan profesionalisasi bagi musisi lokal. Sekaligus sebagai upaya menghidupkan kembali ekosistem musik lokal yang sempat mati suri.
Event utama GIGS Vol. 5 dijadwalkan berlangsung selama dua hari, pada 25–26 April 2026, dengan total 20 band yang akan tampil. Sebanyak 10 band dijadwalkan tampil pada malam pertama dan 10 band lainnya pada malam kedua.
"Selain band lokal Baubau, kegiatan ini juga menghadirkan partisipasi musisi dari daerah lain di Sulawesi Tenggara seperti Kendari dan Wakatobi," ujarnya.
Menurut Jalumun, tujuan utama kegiatan ini adalah menghidupkan kembali gairah musik lokal sekaligus membuka ruang bagi generasi baru, khususnya pelajar yang memiliki minat di bidang musik.

“Kita ingin anak-anak yang punya hobi musik tidak bingung lagi harus ke mana. Di sini kita arahkan dan wadahi,” katanya.
Menariknya, event ini juga akan melibatkan musisi senior hingga legenda lokal yang sebelumnya pernah aktif, sebagai bentuk regenerasi dan kolaborasi lintas generasi. Selain itu, GIGS Vol. 5 turut menghadirkan merchandise resmi serta membuka ruang bagi pelaku UMKM untuk berpartisipasi hingga H-5 pelaksanaan.
Jalumun menyebut saat ini pihaknya tengah mematangkan berbagai persiapan jelang even. Salah satu aturan yang diterapkan adalah durasi tampil setiap band maksimal 23 menit, agar seluruh rangkaian acara berjalan tertib sesuai izin keramaian serta melatih kedisiplinan musisi, termasuk saat soundcheck.
“Tujuannya supaya semua berjalan tepat waktu dan anak-anak band terbiasa profesional. Tidak ada lagi buang-buang waktu di panggung,” ujarnya.
Dari sisi dukungan, panitia mengaku tidak mengalami kendala berarti dalam pengurusan izin. Bahkan, konsep kolaborasi juga diterapkan dengan menghadirkan konten edukasi seperti keselamatan lalu lintas dan bahaya narkoba yang akan ditayangkan selama acara berlangsung, termasuk dukungan media partner seperti RRI Baubau.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....