Ibu Dian, Penjual Roti Sandwich Berjuang untuk Pendidikan Anak
- 18 Jan 2025 23:28 WIB
- Baubau
KBRN, Baubau : Di tengah kesibukan malam yang ramai, seorang ibu rumah tangga asal Baubau, Ibu Dian, tampak tekun menjajakan roti sandwich di jalan Alun-alun Kotamara.
Setiap malam, ibu Dian membuat dan menjual puluhan potong roti lapis tersebut untuk membantu mencukupi kebutuhan keluarga. Dengan semangat dan ketekunan, ia berhasil menarik perhatian para pembeli yang datang menikmati malam di kawasan yang selalu ramai itu.
Ibu Dian mengaku, setiap malam ia bisa menjual antara 40 hingga 50 potong roti sandwich. “Setiap malam saya menjual, hampir habis jualanku baru saya pulang. Apalagi di Kotamara ini, setiap malam banyak juga yang datang jalan-jalan di sini,”ujarnya saat diwawancarai RRI pada Sabtu (18/01/2025).
Roti sandwich yang dijual Ibu Dian bukan hanya sekadar camilan, tetapi juga menjadi pilihan favorit banyak orang, khususnya kalangan muda. Dengan harga yang terjangkau, yakni antara Rp 5.000 hingga Rp 10.000 per potong, roti lapis ini menjadi pilihan praktis dan menggugah selera. Tak heran, setiap malam dagangannya laris manis, terutama di kawasan yang memang selalu ramai oleh pengunjung.
Menjadi penjual roti sandwich bukanlah pekerjaan yang dilakukan Ibu Dian tanpa alasan. Sebagai seorang ibu rumah tangga, ia merasa perlu berusaha keras untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarganya, termasuk membiayai pendidikan anak-anak yang masih kecil.
“Saya harus berjuang untuk bisa menyekolahkan anak-anak saya. Meskipun hanya berjualan roti, saya ingin mereka bisa mendapatkan pendidikan yang layak,”tambahnya dengan mata yang penuh harapan.
Ibu Dian sudah berjualan roti sandwich sejak kurang lebih setahun yang lalu. Meski awalnya tidak mudah, tekad dan kemauan yang kuat membuatnya terus bertahan.
“Saya mulai dari nol, pelan-pelan belajar dan mencoba berbagai cara agar dagangan saya bisa laris. Alhamdulillah, sekarang semakin banyak yang mengenal saya,”tutur Ibu Dian dengan senyum bangga.
Di balik kehangatan roti yang dijualnya, tersimpan cerita perjuangan seorang ibu yang tidak kenal lelah untuk memberikan yang terbaik bagi keluarga. Sebuah kisah tentang ketekunan, harapan, dan cinta kasih seorang ibu yang tak ingin anak-anaknya tumbuh tanpa pendidikan yang memadai.
Dengan semangat yang tak pernah padam, Ibu Dian terus berjuang di setiap malamnya, memastikan roti sandwich yang dijualnya tidak hanya mengenyangkan perut, tetapi juga memberi harapan untuk masa depan yang lebih baik.