Ngabuburit Spectaxcular, Ratusan Warga Baubau Terbantu Lapor SPT
- 01 Mar 2026 00:19 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Baubau menggelar program bertajuk “Ngabuburit Spectaxcular” selama dua hari, Kamis–Jumat 26–27 Februari 2026. Kegiatan ini memadukan layanan aktivasi akun Coretax, asistensi pelaporan SPT Tahunan dengan pembagian takjil bagi wajib pajak dan masyarakat sekitar yang melintas menjelang Maghrib.
Program tersebut merupakan bagian dari kampanye simpatik nasional Direktorat Jenderal Pajak untuk mendorong pelaporan SPT Tahunan tepat waktu, terlebih karena periode pelaporan tahun ini bertepatan dengan bulan suci Ramadan.
Kepala KPP Pratama Baubau, Amrih Basuki Purnomo menjelaskan, bahwa pihaknya sengaja memperpanjang jam layanan demi mengakomodasi antusiasme masyarakat.
“Selama bulan puasa sebenarnya jam layanan sampai pukul 15.00. Tapi khusus program ini kami buka sampai pukul 18.00, menjelang Maghrib. Kami ingin menemani wajib pajak yang melapor, sekaligus menyediakan takjil bagi mereka yang masih antre,”ujarnya, Sabtu 28 Februari 2026.

Sementara itu, Kepala Seksi Pelayanan KPP Pratama Baubau, Anjani Mirtha Yuniara, menyebut kegiatan “Ngabuburit Spectaxcular” sebagai kampanye simpatik tingkat nasional yang dikemas lebih hangat dan kontekstual dengan nuansa Ramadan.
“Kami ingin mengajak wajib pajak segera melaporkan SPT Tahunan sebelum batas waktu. Karena bertepatan dengan Ramadan, kami kemas dengan konsep ngabuburit. Sambil menunggu waktu berbuka, masyarakat bisa melapor SPT dengan nyaman,”jelas Mirtha.
Dalam dua hari pelaksanaan, total 752 wajib pajak mendapatkan asistensi pelaporan SPT Tahunan. Dengan rincian pada 26 Februari, tercatat sekitar 350 wajib pajak dilayani dari pagi hingga sore. Sementara pada 27 Februari, jumlahnya meningkat hingga 402 orang, bahkan harus dibatasi demi menjaga kualitas layanan dan mempertimbangkan kondisi petugas yang juga menjalankan ibadah puasa.

Mirtha mengatakan, mayoritas wajib pajak yang datang telah mengaktivasi akun Coretax sebelumnya, sehingga proses pelaporan SPT tahunan relatif lebih cepat. “Kalau datanya sederhana, sekitar 10 menit bisa selesai pelaporan SPT tahunannya. Tapi kalau daftar hartanya banyak, bisa 20 sampai 30 menit. Tergantung kompleksitas masing-masing wajib pajak,”terangnya.
Melalui program bertajuk “Ngabuburit Spectaxcular, wajib pajak tak hanya mendapatkan bantuan teknis, tetapi juga merasakan kehadiran negara yang lebih ramah dan peduli. Takjil yang dibagikan bukan hanya untuk mereka yang mengantre, tetapi juga untuk masyarakat sekitar yang melintas di depan KPP Pratama Baubau.