Tanda Sesorang Alami Bahaya Kesehatan Finansial
- 18 Mar 2025 22:06 WIB
- Baubau
KBRN, Baubau: Kesehatan finansial adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi keuangan seseorang. Menurut laman Investopedia, indikator sehat tidaknya keuangan seorang individu itu mencakup penghasilan yang stabil, tabungan yang cukup, dana pensiun yang bertambah, serta pengeluaran yang tetap.
Jadi, kesehatan finansial yang baik itu setidaknya harus memiliki cukup uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan tabungan untuk menghadapi kejadian tidak terduga di masa depan.
Berdasarkan laman resmi Kementerian Keuangan, beberapa cara mengecek kesehatan finansial melalui tanda-tanda bahaya kondisi finansial seseorang, yaitu:
1. Mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan dasar
Ketidakmampuan seseorang membeli berbagai kebutuhan dasar seperti sandang, pangan, dan papan merupakan salah satu tanda serius dari keuangan pribadi yang kurang sehat. Ini menunjukkan bahwa penghasilan yang dimiliki seseorang tidak bisa mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
2. Memiliki utang yang menumpuk
Utang yang menumpuk ini bisa sangat berbahaya jika tidak segera dilunasi. Hal ini bisa berdampak pada penghasilan seseorang yang habis hanya untuk membayarkan utang-utangnya sehingga alokasi untuk kebutuhan lainnya semakin sulit untuk terpenuhi.
3. Tidak Memiliki Dana Darurat
Di tengah ketidakstabilan ekonomi, dana darurat merupakan salah satu hal yang perlu disiapkan untuk menghadapi situasi tak terduga seperti kehilangan pekerjaan, kebutuhan medis mendesak, dan kehilangan barang berharga. Jika seseorang tidak memiliki dana darurat biasanya opsinya adalah berutang untuk bisa menghadapi krisis.
4. Pengeluaran Lebih Besar dari Penghasilan
Ketika pengeluaran melebihi penghasilan setiap bulannya, ini menjadi tanda bahwa seseorang hidup di atas kemampuannya. Hal ini dapat mengakibatkan utang yang terus bertambah, sulit menabung, dan menyiapkan dana untuk tujuan jangka panjang. Karena itu, jika kondisi keuangan saat ini masih lebih besar pasak dari pada tiang sebaiknya Anda mengevaluasi kembali anggaran apa saja yang masih bisa dikurangi.
5. Tidak Mampu Menyiapkan Dana untuk Tujuan Keuangan Masa Depan
Seiring berjalannya waktu setiap orang pasti memiliki tujuan dalam hidupnya, baik itu tujuan jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Berbagai tujuan yang ingin dicapai ini pastinya membutuhkan dana yang tidak sedikit misalnya untuk menikah, membeli kendaraan, rumah dan sebagainya.
6. Mengalami Penurunan Kualitas Hidup
Ketika kondisi keuangan seseorang keuangan seseorang kurang baik biasanya hal ini berdampak pada penurunan kualitas hidupnya. Jika saat ini berat untuk memenuhi kebutuhan lain seperti kebutuhan untuk makan di luar, membeli barang-barang baru, healing dan sebagainya, hal ini bisa menunjukkan bahwa keuangan sedang kurang sehat.
7. Sering Mengalami Kecemasan tentang Uang
Kondisi ketika saldo di rekening menipis di pertengahan bulan dapat membuat cemas bagi sebagian orang. Tidak bisa dipungkiri, segala aspek kehidupan ini membutuhkan dana. Karena itu, situasi ini terkadang memberikan efek negatif pada kondisi mental seseorang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....