Inflasi Baubau Juli 2026 Capai 3,03 Persen, Transportasi Jadi Penyumbang Terbesar
- 05 Agt 2026 09:40 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Baubau mencatat inflasi tahunan (year on year/y-on-y) pada Juli 2026 sebesar 3,03 persen. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan inflasi Juli 2025 yang mencapai 4,99 persen.
Kepala BPS Baubau, Musdin, dalam keterangan resminya, Senin, 3 Agustus 2026, menjelaskan inflasi y-on-y terjadi seiring kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 111,72 pada Juli 2025 menjadi 115,11 pada Juli 2026. Sementara itu, inflasi bulanan (month to month/m-to-m) tercatat minus 1,26 persen dan inflasi tahun kalender (year to date/y-to-d) sebesar 4,60 persen.
Kelompok transportasi menjadi penyumbang inflasi tahunan terbesar dengan kenaikan 5,11 persen dan andil 0,98 persen. Disusul kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 9,74 persen dengan andil 0,62 persen.
"Kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga mengalami kenaikan 2,73 persen. Sementara kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran naik 6,65 persen," ujarnya.
Lebih lanjut Musdin menyebutkan, kelompok makanan, minuman dan tembakau tercatat meningkat 1,07 persen. Adapun kelompok pakaian dan alas kaki naik 2,99 persen, pendidikan 3,01 persen, rekreasi, olahraga dan budaya 7,76 persen, kesehatan 1,57 persen, serta perlengkapan rumah tangga 0,63 persen.
Sebaliknya, kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan menjadi satu-satunya kelompok yang mengalami penurunan indeks sebesar 0,12 persen atau memberikan andil deflasi 0,01 persen.
Musdin menyebut komoditas yang paling besar mendorong inflasi tahunan antara lain ikan selar, emas perhiasan, ikan layang, bahan bakar rumah tangga, angkutan udara, bensin, minyak goreng, sigaret kretek mesin, sepeda motor, dan pepaya muda.
Sementara komoditas yang menahan laju inflasi atau menyumbang deflasi tahunan meliputi tomat, beras, cabai rawit, telur ayam ras, kangkung, telepon seluler, pisang, bawang merah, jeruk nipis, dan ayam hidup.
Untuk perkembangan bulanan, Baubau mengalami deflasi sebesar 1,26 persen. Meski demikian, sejumlah komoditas masih memberikan tekanan inflasi, seperti minyak goreng, daun kelor, ikan bubara, ikan katamba, pepaya muda, ketimun, pisang, beras, dan daun bawang.
BPS juga mencatat inflasi tahunan Baubau pada Juli 2026 lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Namun, inflasi tahun kalender mencapai 4,60 persen, lebih tinggi dibandingkan Juli 2025 yang sebesar 3,62 persen.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....