Disperdagperin Baubau Telah Tera Ulang 380 Timbangan
- 26 Mar 2025 05:30 WIB
- Baubau
KBRN, Baubau: Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Baubau mengambil langkah strategis dengan mempercepat proses Cap Tanda Tera (CTT) pada seluruh timbangan yang digunakan di pasar-pasar di Kota Baubau.
Jika sebelumnya tera ulang hanya dilakukan setahun sekali, kini proses ini dapat dilakukan setiap hari, terutama menjelang Lebaran Idulfitri, untuk memastikan alat ukur perdagangan tetap akurat dan adil bagi pedagang serta konsumen.
Kepala Disperdagin Kota Baubau, La Ode Ali Hasan, mengungkapkan bahwa alat timbangan yang digunakan oleh pedagang cenderung mengalami perubahan setiap minggu atau bulan, sehingga perlu dilakukan tera ulang secara rutin.
"Ini lah yang kita coba antisipasi agar timbangan milik masyarakat, khususnya para pedagang, dapat berfungsi normal seperti seharusnya. Kami lakukan langsung segel di lapangan," ujar Ali Hasan saat dikonfirmasi pada Selasa (25/3/2025).
Sejak diluncurkannya program CTT oleh Wali Kota Baubau, Yusran Fahim, dan Wakil Wali Kota Baubau, Wa Ode Hamsinah Bolu, pada Sabtu (15/3/2025) di Pasar Rakyat Wameo, telah berhasil melakukan tera ulang pada 380 timbangan. Ali Hasan menjelaskan bahwa timbangan-timbangan tersebut tersebar di dua pasar besar di Kota Baubau, yakni Pasar Rakyat Wameo yang dikelola oleh Pemkot Baubau dan Pasar Karya Nugraha yang dikelola oleh pihak swasta.
"380 timbangan yang sudah kita tera ulang tersebar di dua pasar yang berbeda, dan kami pastikan semua timbangan ini berfungsi dengan baik agar tidak ada pihak yang dirugikan dalam proses transaksi jual beli," terang Ali Hasan.
Pelaksanaan program CTT ini juga merupakan bagian dari pencapaian target 100 hari pertama kinerja (quick win) Pemerintahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Baubau, Yusran Fahim dan Wa Ode Hamsinah Bolu. Dengan langkah ini, Pemerintah Kota Baubau berharap dapat memberikan rasa aman dan adil bagi para pedagang serta konsumen, menjelang perayaan Idulfitri yang dipenuhi dengan transaksi jual beli di pasar-pasar tradisional.
Tera ulang yang dilakukan secara rutin ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap transaksi di pasar, serta memastikan bahwa tidak ada kecurangan dalam penggunaan timbangan.
"Kami ingin pasar Baubau menjadi tempat yang nyaman dan adil bagi semua pihak. Dengan adanya tera ulang ini, kami berharap para pedagang dan pembeli merasa lebih yakin dengan timbangan yang digunakan," tutup Ali Hasan.
Dengan langkah-langkah yang dilakukan oleh Pemkot Baubau, diharapkan menjelang Lebaran, pasar-pasar di Baubau akan semakin kondusif, serta memperkuat komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas dan keadilan perdagangan di wilayah tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....