Pemkot Baubau Ringankan Beban Warga Terdampak Puting Beliung
- 30 Jan 2026 16:52 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau – Pemerintah Kota Baubau menunjukkan kepedulian kepada warganya yang terdampak bencana angin puting beliung dengan menyalurkan bantuan di Kelurahan Sulaa, Jumat, 30 Januari 2026. Bantuan tersebut diserahkan langsung Wakil Wali Kota Baubau, Wa Ode Hamsinah Bolu, sebagai upaya meringankan beban masyarakat pascabencana.
Wa Ode Hamsinah Bolu menyampaikan keprihatinan atas musibah yang menimpa warga Kelurahan Sulaa. Ia menegaskan, Pemerintah Kota Baubau terus berupaya memberikan dukungan meskipun bantuan yang disalurkan saat ini masih bersifat penanganan awal.
“Kami ikut prihatin atas kejadian ini. Bantuan yang diberikan memang belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan warga, namun ini adalah bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah kota kepada masyarakat terdampak,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa kejadian angin kencang dan puting beliung belakangan ini semakin sering terjadi di Kota Baubau. Karena itu, diperlukan peningkatan kewaspadaan serta kesiapsiagaan, baik oleh pemerintah maupun masyarakat.

Foto Bersama Penyerahan Bantuan Kepada Korban Bencana Puting Beliung di Kelurahan Sulaa Kota Baubau pada Jumat, 30 Januari 2026 (Foto: RRI/Arul)
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Baubau, Siti Amalia Abibu, menjelaskan bahwa dampak bencana di Kelurahan Sulaa lebih banyak menyebabkan kerusakan fisik bangunan, terutama pada bagian atap rumah warga.
“Total warga terdampak sebanyak 10 kepala keluarga atau 25 jiwa. Kerusakan paling banyak terjadi pada atap rumah,” jelasnya.
Menurut Siti Amalia, bantuan yang disalurkan saat ini difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat sebagai penanganan awal. Bantuan tersebut berupa beras, telur, mi instan, tikar, terpal, serta tambahan tenda darurat sebagai inisiatif pemerintah daerah.
“Bantuan ini belum menyentuh perbaikan fisik bangunan. Fokus kami masih pada kebutuhan pangan dan perlindungan sementara bagi warga, mengingat kondisi atap rumah yang rusak cukup parah,” katanya.
Lurah Sulaa, Yusri Syarifudin menjelaskan bencana angin puting beliung terjadi pada Rabu, 28 Januari 2026 sekitar pukul 15.20 WITA di wilayah RT 003 RW 002, Kelurahan Sulaa.
Angin kencang disertai hujan deras mengakibatkan kerusakan pada 10 rumah warga, 1 sekolah dasar, 2 kios, dan 1 musala.
Dari jumlah tersebut, 5 rumah mengalami rusak berat dan 5 rumah rusak ringan, dengan total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp288 juta.
Pemerintah kelurahan bersama masyarakat berharap adanya penanganan lanjutan serta kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.
Usai penyerahan bantuan, Wawali bersama rombongan meninjau langsung kondisi rumah warga yang terdampak bencana serta kondisi mushala yang juga rusak akibat diterjang puting beliung yang berada di dalam halaman SDN 2 Topa Kota Baubau.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....