Lomba Vlog Puisi Dorong Generasi Muda Maknai Kepahlawanan

  • 14 Agt 2026 12:05 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau - Makna kepahlawanan tidak hanya berbicara tentang perjuangan di masa lalu. Nilai keberanian, persatuan, nasionalisme, dan pengabdian juga dapat diterapkan dalam kehidupan masyarakat saat ini.

Pesan tersebut menjadi salah satu semangat yang diangkat melalui Lomba Vlog Puisi Kepahlawanan yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan.

Dilansir kemenbud.go.id, mengangkat tema “Semangat Kepahlawanan: Mewujudkan Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, lomba tersebut mengajak masyarakat menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan melalui pembacaan puisi dalam format vlog.

Peserta dapat mengangkat berbagai perspektif kepahlawanan. Mulai dari perjuangan dan keteladanan para pahlawan, nasionalisme dan cinta tanah air, persatuan dalam keberagaman, semangat mengisi kemerdekaan, hingga kepahlawanan dalam kehidupan masa kini.

Sosok Syekh Yusuf Al-Makassary juga disebut sebagai salah satu contoh inspirasi dalam tema perjuangan dan keteladanan. Kisah perjuangannya dapat diangkat untuk memperlihatkan bagaimana nilai kepahlawanan mampu melampaui batas bangsa dan generasi.

Setiap video harus berdurasi 3–5 menit dan terdiri atas tiga bagian utama, yakni perkenalan peserta, pembacaan puisi kepahlawanan, serta refleksi atau pesan mengenai makna kepahlawanan.

Karya dapat berupa puisi ciptaan sendiri atau karya penyair Indonesia dengan sumber yang dicantumkan secara jelas. Peserta juga harus memastikan karya belum pernah menjadi pemenang dalam perlombaan lain dan tidak melanggar hak cipta.

Lomba terbuka bagi seluruh WNI, termasuk diaspora Indonesia di luar negeri. Peserta bersifat perorangan dan hanya dapat mengirimkan satu karya.

Untuk mengikuti lomba, peserta wajib mengunggah video pada akun Instagram dan TikTok pribadi yang bersifat publik. Unggahan harus mencantumkan judul karya, menandai akun @diplomasi_budaya, serta menggunakan sejumlah tagar resmi yang telah ditentukan panitia.

Pengumpulan karya berlangsung 7–25 Agustus 2026. Peserta juga wajib mengisi formulir pendaftaran secara daring dan mengirimkan identitas diri, tautan unggahan, serta naskah puisi.

Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp20 juta, disertai e-sertifikat. Melalui kegiatan ini, kreativitas masyarakat diharapkan dapat menjadi sarana untuk menghadirkan kembali semangat kepahlawanan dalam bahasa dan bentuk yang dekat dengan generasi masa kini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....