Lomba Kartu Pos 400 Tahun Syekh Yusuf Al-Makassari, Angkat Pesan Perdamaian

  • 14 Agt 2026 12:05 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau - Peringatan 400 tahun Syekh Yusuf Al-Makassari menjadi momentum untuk kembali mengenalkan sosok dan nilai perjuangannya kepada masyarakat melalui medium seni dan kreativitas.

Dilansir dari kemenbud.go.id, Direktorat Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan menghadirkan Lomba Desain Kartu Pos dengan tema “Warisan Syekh Yusuf: Inspirasi Perdamaian, Keberagaman, dan Perjuangan Melampaui Batas Bangsa.”

Melalui lomba tersebut, peserta diajak menghadirkan perspektif masing-masing mengenai warisan Syekh Yusuf Al-Makassari. Nilai perdamaian, toleransi, kemanusiaan, serta semangat perjuangan diharapkan dapat diterjemahkan ke dalam sebuah desain kartu pos.

Karya juga diwajibkan memuat unsur visual yang berkaitan dengan Syekh Yusuf Al-Makassari maupun warisan budaya di Sulawesi Selatan, Banten, dan wilayah geografis lain yang relevan.

Peserta bebas menggunakan teknik ilustrasi digital, ilustrasi manual yang telah didigitalisasi, maupun perpaduan keduanya. Namun, penggunaan Artificial Intelligence atau AI sebagai pembuat utama karya tidak diperkenankan.

Panitia juga menekankan keaslian karya. Peserta wajib menghasilkan karya sendiri dan tidak melakukan plagiarisme. Karya yang pernah menjadi pemenang atau memperoleh penghargaan dalam kompetisi lain, telah dipublikasikan secara komersial, atau sedang diikutsertakan dalam perlombaan lain saat proses penilaian tidak diperbolehkan.

Untuk memastikan keaslian proses kreatif, panitia dapat meminta peserta menunjukkan bukti pembuatan karya, seperti sketsa awal, file kerja, rekaman proses, maupun dokumen pendukung lainnya.

Pengumpulan karya berlangsung pada 7–25 Agustus 2026. Total hadiah yang disiapkan mencapai Rp20 juta, disertai e-sertifikat.

Kompetisi ini diharapkan menjadi salah satu cara kreatif untuk menjaga ingatan kolektif terhadap warisan Syekh Yusuf Al-Makassari sekaligus memperkenalkan nilai-nilai budaya Indonesia kepada masyarakat yang lebih luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....