Kocika jadi Pedoman Petani Cia-Cia Menentukan Waktu Bertani
- 10 Jul 2026 14:20 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau - Di tengah perkembangan teknologi pertanian modern, sebagian masyarakat Cia-Cia masih mempertahankan tradisi Kocika sebagai pedoman dalam menentukan waktu yang dianggap tepat untuk membuka lahan dan menanam.
Sutradara film dokumenter “Kocika”, Hairudin, mengatakan kepercayaan masyarakat terhadap tradisi tersebut masih kuat, terutama di kalangan petani yang menggantungkan hidup dari hasil alam.
Menurut Hairudin, masyarakat menggunakan perhitungan Kocika untuk membaca waktu yang dianggap baik maupun kurang baik sebelum melakukan aktivitas penting, termasuk kegiatan bercocok tanam.
“Masyarakat yang mayoritas petani sangat mempercayainya. Mereka menggunakan Kocika untuk menentukan waktu membuka lahan atau menanam,” jelasnya, Kamis 2 Juli 2026.
Hairudin menceritakan pengalaman masyarakat setempat yang menjadi salah satu alasan tradisi ini tetap dipertahankan. Ada warga yang mengalami kegagalan panen akibat serangan hama babi setelah menanam tanpa memperhatikan perhitungan Kocika. Pada musim berikutnya, mereka kembali menggunakan hitungan Kocika dan mendapatkan hasil yang lebih baik.
Meski demikian, Hairudin menegaskan bahwa Pandeko Kocika sendiri tidak menempatkan tradisi tersebut sebagai penentu mutlak kehidupan manusia.
“Pandeko Cika menyampaikan bahwa apa yang kita lakukan ini hanyalah sesuatu yang diturunkan oleh leluhur. Penentunya sebenarnya tetap Yang Kuasa,” ungkapnya.
Menurutnya, nilai utama dari Kocika bukan hanya soal ramalan atau perhitungan hari, tetapi juga tentang hubungan manusia dengan alam, pengalaman leluhur, serta sikap kehati-hatian dalam mengambil keputusan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....