Festival Transportasi Tradisional Barangka Wujud Pelestarian Budaya
- 21 Apr 2026 15:13 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Buton — Festival Lomba Transportasi Tradisional Pulau Buton yang digelar di Desa Barangka, Kecamatan Kapontori, menjadi bukti konkret upaya pelestarian budaya masyarakat pesisir sekaligus penggerak ekonomi lokal. Kegiatan ini menghadirkan berbagai lomba perahu tradisional seperti koli-koli—perahu khas masyarakat Buton.
Festival yang dipusatkan di Dermaga Desa Barangka, Sabtu, 18 April 2026 itu dibuka langsung oleh Bupati Buton, Alvin Akawijaya Putra, dan disaksikan ratusan warga yang memadati dermaga hingga perairan Teluk Barangka.
Koordinator kegiatan, Dian Budiaman, menjelaskan bahwa festival tersebut tidak sekadar ajang perlombaan, tetapi merupakan bentuk nyata pelestarian warisan budaya leluhur. Ia juga mengungkapkan kontribusi besar Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dalam mendukung pembiayaan kegiatan.
“Perahu dayung yang kita saksikan hari ini bukan hanya alat transportasi, tetapi simbol kebersamaan, kerja keras, dan kearifan lokal masyarakat pesisir Buton,” ujarnya.
Kepala Desa Barangka, Suharman, menambahkan bahwa wilayahnya merupakan desa pesisir yang memiliki potensi kepulauan, termasuk Pulau Panjang dan Pulau Pendek di Kecamatan Kapontori. Ia berharap festival ini dapat memacu kreativitas masyarakat sekaligus mendorong perputaran ekonomi desa.
Sementara itu, Bupati Buton, Alvin Akawijaya Putra, mengapresiasi inisiatif generasi muda dalam menyelenggarakan festival tersebut. Pemerintah daerah, kata Alvin, akan terus mendorong lahirnya event-event berbasis budaya yang berdampak langsung pada ekonomi kreatif masyarakat.
“Event seperti ini tidak hanya menjaga identitas budaya, tetapi juga membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, festival transportasi tradisional ini menjadi momentum untuk menumbuhkan kembali kecintaan generasi muda terhadap budaya lokal, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di tengah arus modernisasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....