Kemenag Buton Selatan Perkuat Deteksi Dini Konflik Keagamaan di Sampolawa

  • 28 Sep 2026 20:34 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Buton Selatan – Kementerian Agama Kabupaten Buton Selatan memperkuat deteksi dini potensi konflik sosial berdimensi keagamaan melalui Early Warning System (EWS) di Kecamatan Sampolawa.

Kepala Kantor Kemenag Buton Selatan, Khalifah, mengatakan pencegahan konflik membutuhkan keterlibatan seluruh unsur masyarakat, termasuk pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat.

“Semua unsur harus mengambil peran sebagai agen perdamaian. Kehidupan yang aman dan harmonis membutuhkan kepedulian serta sinergi seluruh elemen masyarakat,” ujar Khalifah saat memimpin pelaksanaan EWS di Aula KUA Sampolawa, Rabu, 23 September 2026.

Menurutnya, deteksi dini tidak boleh hanya dilakukan setelah persoalan muncul. Pencegahan perlu dibangun melalui komunikasi dan koordinasi yang intensif antarelemen di tingkat kecamatan.

Kegiatan tersebut dihadiri Camat Sampolawa bersama jajaran, unsur Koramil, jajaran KUA, kepala satuan pendidikan, Puskesmas, serta tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat.

Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Buton Selatan, La Ode Isman, turut mendampingi kegiatan tersebut. Melalui EWS, Kemenag mendorong terbentuknya jejaring komunikasi yang lebih kuat untuk menjaga kerukunan dan merespons potensi persoalan sejak dini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....