Prodi Teknik Mesin USN Kolaka Gelar Workshop Kurikulum dan RPS Berbasis OBE

  • 21 Sep 2026 17:18 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Kolaka - Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka melaksanakan Workshop Kurikulum dan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Berbasis Outcome Based Education (OBE) pada 18–19 September 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari sebagai bagian dari upaya pengembangan dan penyempurnaan kurikulum Program Studi Teknik Mesin agar selaras dengan kebutuhan dunia industri dan perkembangan teknologi.

Kegiatan workshop secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Sains dan Teknologi USN Kolaka, Ir. Sahrul Poalahi Salu, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., APEC Eng., ACPE. Kegiatan ini menghadirkan Dr. Ir. Mukhlis M., S.T., M.T. dari Universitas Khairun (Unkhair) Ternate sebagai narasumber. Selain sebagai akademisi, narasumber juga merupakan salah satu asesor pada Lembaga Akreditasi Mandiri Keteknikan (LAM-TEK) sehingga memiliki pengalaman dalam pengembangan dan evaluasi kurikulum pendidikan tinggi bidang keteknikan.

Dalam pemaparannya, Dr. Ir. Mukhlis menjelaskan pentingnya penerapan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi. Menurutnya, pendekatan OBE menempatkan capaian pembelajaran mahasiswa sebagai fokus utama proses pendidikan, sehingga proses pembelajaran dirancang untuk memastikan mahasiswa mampu mencapai kompetensi yang telah ditetapkan.

“Perkembangan dunia industri dan teknologi saat ini berlangsung sangat cepat. Karena itu, diperlukan kurikulum pembelajaran yang mampu menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap menjawab kebutuhan dunia kerja,” jelasnya dalam kegiatan workshop.

Selain membahas konsep OBE, kegiatan juga membahas Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) yang menjadi salah satu komponen penting dalam penyusunan kurikulum. Program Studi Teknik Mesin USN Kolaka diarahkan untuk memiliki karakteristik dan keunggulan yang sesuai dengan potensi serta kebutuhan daerah, khususnya kompetensi yang berkaitan dengan kawasan pertambangan.

Pembahasan tersebut menjadi penting mengingat Kabupaten Kolaka dan wilayah sekitarnya memiliki aktivitas industri dan pertambangan yang membutuhkan sumber daya manusia dengan kompetensi keteknikan yang sesuai. Oleh karena itu, kurikulum Program Studi Teknik Mesin diharapkan tidak hanya memenuhi standar pendidikan tinggi, tetapi juga memiliki keterkaitan yang kuat dengan kebutuhan pengguna lulusan.

Libatkan Stakeholder Industri

Workshop turut melibatkan stakeholder dari berbagai perusahaan yang memberikan masukan mengenai kebutuhan tenaga kerja, kompetensi yang diperlukan, serta perkembangan dunia industri. Keterlibatan stakeholder menjadi bagian penting dalam proses penyusunan dan pengembangan kurikulum agar kompetensi lulusan dapat disesuaikan dengan kebutuhan lapangan.

Salah satu stakeholder yang hadir adalah PT. Petrosea, yang diwakili oleh Supervisor Maintenance, Samsul Bahri. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa mahasiswa tidak hanya perlu memiliki kemampuan akademik dan keahlian teknis yang diperoleh selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi, tetapi juga perlu memiliki sertifikasi kompetensi sebagai pendukung dalam memasuki dunia kerja.

Menurutnya, Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) dapat menjadi salah satu penunjang bagi lulusan ketika berkarier di dunia industri. Hal tersebut menunjukkan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri dalam mempersiapkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan pekerjaan.

Alumni Berbagi Pengalaman Dunia Kerja

Selain stakeholder industri, kegiatan workshop juga menghadirkan alumni Program Studi Teknik Mesin USN Kolaka. Kehadiran alumni memberikan perspektif tambahan mengenai pengalaman selama menjalani proses perkuliahan hingga memasuki dunia kerja.

Para alumni yang telah bekerja di perusahaan multinasional turut berbagi pengalaman mengenai kompetensi yang dibutuhkan di lingkungan kerja, tantangan yang dihadapi setelah lulus, serta pentingnya kesiapan mahasiswa dalam menghadapi persaingan dunia industri.

Masukan dari alumni tersebut menjadi bahan evaluasi bagi Program Studi Teknik Mesin dalam melihat kesesuaian antara proses pembelajaran di perguruan tinggi dengan kebutuhan kompetensi di dunia kerja.

Dorong Pengembangan Program Studi

Pada akhir kegiatan, narasumber memberikan berbagai masukan dan saran terkait arah pengembangan Program Studi Teknik Mesin USN Kolaka, khususnya dalam penyusunan kurikulum dan RPS berbasis OBE. Masukan tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan program studi dalam menyempurnakan kurikulum sehingga lebih terarah pada pencapaian kompetensi lulusan.

Workshop ini juga menjadi momentum bagi Program Studi Teknik Mesin USN Kolaka untuk memperkuat keterhubungan antara perguruan tinggi, dunia industri, alumni, dan stakeholder lainnya. Melalui kurikulum yang berorientasi pada capaian pembelajaran, program studi diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik, keterampilan profesional, serta kesiapan menghadapi perkembangan teknologi dan kebutuhan industri, khususnya pada sektor pertambangan dan bidang keteknikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....