Prakiraan Tinggi Gelombang Sultra 1 – 4 September 2026
- 01 Sep 2026 11:34 WIB
- Baubau
Poin Utama
- BMKG merilis prakiraan tinggi gelombang untuk Sulawesi Tenggara berlaku 1-4 September 2026 berdasarkan data terkini dari Stasiun Meteorologi Maritim Kendari.
- Pola angin di wilayah tersebut umumnya bertiup dari arah Timur hingga Selatan dengan kecepatan berkisar 2-15 knot selama periode prakiraan.
- Informasi meteorologi maritim ini dipublikasikan oleh RRI untuk membantu masyarakat maritim dalam merencanakan aktivitas pelayaran yang lebih aman.
RRI.CO.ID, Baubau – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali merilis prakiraan tinggi gelombang untuk wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra). Informasi ini berlaku untuk tanggal tanggal 1 – 4 September 2026.
Berdasarkan rilis BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari yang diterima rri.co.id, Senin. 31 Agustus 2026, pola angin umumnya bertiup dari Timur hingga Selatan dengan kecepatan berkisar antara 2 - 15 knot.
Peringatan Dini Gelombang Tinggi
Gelombang kategori sedang (ketinggian >1.25 m - 2.5) diprakirakan terjadi pada :
- Tanggal 01 September 2026 Pukul 08.00 - 02 September 2026 Pukul 08.00 : Teluk.
- Tanggal 02 September 2026 Pukul 08.00 - 03 September 2026 Pukul 08.00 : Perairan Wakatobi bagian Timur dan Laut Banda Timur Wakatobi.
- Tanggal 03 September 2026 Pukul 08.00 - 04 September 2026 Pukul 08.00 : Perairan Wakatobi dan Laut Banda Timur Wakatobi.
BMKG mengimbau nelayan yang menggunakan perahu kecil agar tetap berhati-hati, terutama saat melaut di wilayah dengan potensi gelombang sedang. Sementara itu, kapal tongkang dan kapal ferry juga diingatkan untuk memperhatikan batas aman pelayaran guna menghindari risiko kecelakaan laut.
Selain itu, masyarakat di wilayah pesisir diharapkan tetap waspada terhadap potensi gelombang tinggi yang dapat menyebabkan abrasi atau limpasan air laut ke daratan, terutama saat pasang maksimum.
Dengan adanya prakiraan ini, diharapkan seluruh pengguna jasa kelautan dapat merencanakan aktivitas dengan lebih aman serta terus memantau informasi terkini dari BMKG sebagai acuan utama dalam menghadapi kondisi cuaca dan gelombang laut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....