Kenali Tumor Sel Germinal pada Anak, Waspadai Gejalanya

  • 24 Agt 2026 17:54 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau - Tumor sel germinal menjadi salah satu jenis tumor yang dapat terjadi pada anak dan perlu dikenali sejak dini. Melansir Kementerian Kesehatan RI pada Senin 24 Agustus 2026, sel germinal merupakan sel khusus yang nantinya berkembang menjadi sperma pada anak laki-laki dan sel telur pada anak perempuan.

Pada sebagian anak, sel tersebut dapat mengalami perubahan dan tumbuh secara tidak normal hingga membentuk tumor. Tumor sel germinal dapat bersifat jinak atau non-kanker maupun ganas atau kanker yang berpotensi menyebar ke organ dan jaringan lain.

Meski umumnya berkembang pada organ reproduksi seperti ovarium dan testis, tumor sel germinal juga dapat muncul di bagian tubuh lainnya. Di antaranya leher, dada, perut, tulang ekor atau sakrum, panggul, hingga otak.

Kenali Gejalanya

Gejala tumor sel germinal dapat berbeda-beda tergantung lokasi tumor. Beberapa tanda yang perlu diperhatikan antara lain nyeri atau munculnya benjolan di perut, sembelit, benjolan di punggung bawah atau sekitar anus, serta batuk atau sesak napas jika tumor berada di area dada.

Pada remaja laki-laki, salah satu tanda yang perlu diperhatikan adalah munculnya benjolan padat pada testis yang dapat disertai rasa nyeri atau pembesaran.

Gejala tersebut tidak selalu berarti kanker. Namun, apabila benjolan berlangsung lama, semakin besar, atau disertai demam dan penurunan berat badan, anak perlu segera diperiksakan kepada tenaga medis.

Pemeriksaan dan Penanganan

Untuk memastikan diagnosis, dokter dapat melakukan pemeriksaan darah untuk melihat tumor marker seperti alpha-fetoprotein atau AFP dan beta-human chorionic gonadotropin atau β-hCG. Pemeriksaan pencitraan seperti USG, CT scan, dan MRI juga dapat digunakan untuk mengetahui ukuran, lokasi, serta kemungkinan penyebaran tumor.

Dalam kondisi tertentu, biopsi dilakukan untuk memeriksa jaringan dan memastikan jenis tumor serta tingkat keganasannya.

Penanganan tumor sel germinal disesuaikan dengan jenis, stadium, lokasi tumor, dan kondisi kesehatan anak. Tindakan yang dapat dilakukan antara lain operasi untuk mengangkat tumor serta kemoterapi, terutama apabila tumor bersifat ganas atau telah menyebar.

Pentingnya mengikuti seluruh rangkaian pengobatan dan jadwal pemeriksaan yang telah ditentukan oleh dokter untuk meningkatkan peluang kesembuhan anak. Benjolan yang sejak awal dianggap sebagai kelainan bawaan perlu dievaluasi kembali apabila mengalami pertumbuhan cepat. Hal ini karena tumor sel germinal pada anak dapat menyerupai kondisi seperti hernia maupun omfalokel.

Dengan mengenali tanda dan gejalanya serta melakukan pemeriksaan sejak dini, orang tua diharapkan dapat membantu memastikan anak memperoleh penanganan yang tepat sesegera mungkin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....