Kemenag Baubau Dorong Penyuluh Agama Tingkatkan Kompetensi dan Profesionalisme
- 15 Jul 2026 11:56 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Baubau, Hasim Umar, mengajak seluruh Penyuluh Agama Islam di Kota Baubau untuk terus meningkatkan kompetensi dan memperkuat eksistensinya di tengah masyarakat sebagai ujung tombak pembinaan umat.
Hal tersebut disampaikan Hasim Umar saat menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-3 Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) tingkat Kota Baubau yang berlangsung di Aula MAN 1 Baubau, Selasa 14 Juli 2026.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Baubau, Kasubbag Tata Usaha, para kepala seksi dan ASN di lingkungan Kantor Kemenag Kota Baubau, pimpinan Baznas Kota Baubau, para Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), organisasi kemasyarakatan Islam, serta Komunitas Sahabat Mualaf.
Dalam sambutannya, Hasim Umar menegaskan bahwa kompetensi penyuluh agama merupakan perpaduan antara pengetahuan, keterampilan, serta sikap dan perilaku yang menjadi modal utama dalam melaksanakan tugas penyuluhan secara efektif.
"Keberadaan penyuluh agama harus terus diperkuat melalui peningkatan kompetensi. Kompetensi merupakan kombinasi pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang memungkinkan penyuluh agama Islam melaksanakan tugas penyuluhan secara efektif di tengah masyarakat," ujarnya.
Menurut Hasim, peningkatan kompetensi tersebut penting agar penyuluh mampu melaksanakan sekaligus mengembangkan kegiatan bimbingan penyuluhan keagamaan dan penyuluhan pembangunan melalui pendekatan bahasa agama.
Hasim menjelaskan, penyuluh agama Islam memiliki peran strategis dalam membimbing masyarakat agar memahami dan mengamalkan ajaran Islam secara benar. Selain itu, penyuluh juga diharapkan menjadi motor penggerak pembangunan serta agen perubahan sosial di tengah kehidupan masyarakat.
"Sebagaimana tugasnya, penyuluh agama Islam tidak hanya membimbing umat dalam memahami ajaran agama, tetapi juga menjadi motor penggerak pembangunan dan agen perubahan sosial di tengah masyarakat," katanya.
Momentum Harlah ke-3 IPARI, lanjut Hasim, diharapkan menjadi pemacu semangat bagi seluruh penyuluh agama untuk terus meningkatkan eksistensi dan profesionalisme dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.
Kepala Kemenag juga menekankan pentingnya sinergi antara Kementerian Agama, pemerintah daerah, Baznas, organisasi keagamaan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat peran penyuluh agama.
"Sinergi yang erat antara stakeholder, Kementerian Agama, pemerintah daerah, dan berbagai elemen keagamaan diharapkan mampu memperkokoh peran penyuluh agama sebagai garda terdepan dalam membina moral, spiritual, dan keharmonisan sosial umat di Kota Baubau," pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....