Kemenag Baubau Perkuat Koordinasi dan Percepatan Pemenuhan Evidence

  • 20 Jun 2026 12:30 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Baubau terus mematangkan persiapan menghadapi penilaian Zona Integritas (ZI) dengan menggelar rapat evaluasi bersama Tim Pembangunan Zona Integritas. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Kemenag Kota Baubau, Jumat 19 Juni 2026.

Rapat dipimpin Kepala Kantor Kemenag Kota Baubau, H. Hasim Umar, didampingi Kepala Subbagian Tata Usaha, La Mida. Evaluasi difokuskan pada percepatan pelaksanaan program kerja serta pemenuhan bukti dukung (evidence) pada setiap area perubahan sebagai bagian dari persiapan menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Dalam arahannya, Hasim Umar menekankan pentingnya membangun sinergi dan komitmen seluruh anggota tim agar setiap program yang telah direncanakan dapat diselesaikan tepat waktu.

"Seluruh tim harus mengedepankan semangat kerja sama, memperkuat koordinasi, serta memastikan setiap tugas yang telah direncanakan dapat diselesaikan tepat waktu," tegasnya.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan Zona Integritas tidak hanya diukur dari kelengkapan dokumen pendukung, tetapi juga dari komitmen, integritas, dan keterlibatan aktif seluruh jajaran dalam mewujudkan budaya kerja yang bersih dan melayani.

Karena itu, rapat evaluasi dimanfaatkan sebagai forum untuk mendengarkan berbagai masukan, saran, serta kendala yang dihadapi masing-masing kelompok kerja (Pokja). Melalui evaluasi yang dilakukan secara berkelanjutan, Kemenag Baubau berharap seluruh tahapan persiapan penilaian dapat berjalan optimal.

"Kita terus membangun dialog yang konstruktif agar setiap kendala dapat segera diselesaikan sehingga target pembangunan Zona Integritas dapat tercapai secara maksimal," ujarnya.

Menindaklanjuti arahan Kepala Kantor, Kepala Subbagian Tata Usaha Kemenag Kota Baubau, La Mida, mengingatkan seluruh anggota Tim Zona Integritas agar terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan mengedepankan pelayanan yang cepat, transparan, akuntabel, dan bebas dari pungutan liar.

Ia juga menegaskan pentingnya menanamkan nilai disiplin sebagai karakter dasar Aparatur Sipil Negara (ASN), disertai dedikasi, keikhlasan, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas.

"Kita harus mewujudkan disiplin sebagai jiwa ASN serta menanamkan dedikasi, keikhlasan, dan profesionalisme dalam bekerja," katanya.

Selain itu, La Mida mengajak seluruh kelompok kerja memperkuat koordinasi dan memaksimalkan pelaporan kinerja, termasuk melengkapi bukti-bukti pendukung serta mengoptimalkan pemanfaatan aplikasi layanan yang telah tersedia.

La Mida berharap, melalui evaluasi yang dilakukan secara rutin, target meraih predikat WBK maupun WBBM dapat terwujud sebagai wujud nyata komitmen Kementerian Agama Kota Baubau dalam membangun birokrasi yang bersih, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....