Dua Petugas PLN Baubau jadi Korban Tiang Patah
- 16 Jun 2026 16:47 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau – Dua petugas PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Baubau Kota menjadi korban dalam insiden patahnya tiang listrik yang terjadi di Jalan Pahlawan, Kelurahan Komba-Komba, poros Baubau–Pasarwajo, Senin 15 Juni 2026 sekitar pukul 17.39 WITA.
Peristiwa tersebut dikonfirmasi oleh Manager PLN ULP Baubau Kota, Tri Cahyono, dalam keterangan pers yang disampaikan pada Selasa 16 Juni 2026.
Tri Cahyono membenarkan adanya insiden yang menimpa petugas lapangan saat menjalankan tugas penanganan gangguan kelistrikan. Meski belum merinci identitas kedua korban, pihaknya menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah tersebut.
"Kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas insiden yang terjadi serta memberikan dukungan penuh kepada keluarga korban atas musibah yang menimpa petugas lapangan dalam melaksanakan tugas mulia menangani gangguan kelistrikan," ujar Tri Cahyono.
Tri menjelaskan, kejadian bermula saat petugas melakukan pekerjaan darurat akibat kondisi force majeure. Sebelumnya, pohon tumbang akibat angin kencang menimpa jaringan listrik di lokasi sehingga menyebabkan gangguan pasokan listrik yang memerlukan penanganan segera.
PLN menjelaskan petugas telah bergerak cepat melakukan pengecekan lokasi, mengamankan jaringan listrik, serta memastikan kondisi lingkungan sekitar tetap aman selama proses penanganan gangguan berlangsung.
Saat ini, PLN ULP Baubau Kota masih melakukan investigasi internal untuk mengetahui secara menyeluruh kronologi kejadian yang menyebabkan patahnya tiang listrik tersebut.
"Saat ini tim kami sedang melakukan pendalaman terkait kronologi kejadian secara menyeluruh, termasuk penegakan Standard Operating Procedure (SOP) dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dengan mengedepankan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di setiap lini bisnis," kata Tri Cahyono.
Lebih lanjut, PLN memastikan proses pemulihan jaringan kelistrikan di lokasi kejadian telah selesai dilakukan dan pasokan listrik kepada masyarakat telah kembali normal.
"Proses pemulihan kelistrikan di lokasi telah mencapai 100 persen dan terus dikoordinasikan bersama pihak-pihak terkait, termasuk aparat setempat, demi keselamatan dan kenyamanan seluruh pihak," tambahnya.
PLN juga mengajak masyarakat untuk turut mendoakan para korban dan memberikan dukungan kepada keluarga yang tengah menghadapi musibah tersebut.
"Demikian pernyataan ini kami sampaikan. Kami mohon doa serta dukungan dari seluruh masyarakat," tutup Tri Cahyono.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....