Lima Keutamaan Bulan Dzulhijjah dan Amalan yang Dianjurkan
- 10 Jun 2026 06:34 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau - Bulan Dzulhijjah menjadi salah satu bulan paling mulia dalam kalender Islam. Selain identik dengan ibadah haji dan Iduladha, bulan ini juga dipenuhi peluang untuk memperbanyak amal saleh dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Melansir Baznas.go.id pada Selasa 9 Juni 2026, terdapat banyak dalil yang menunjukkan kemuliaan bulan Dzulhijjah. Bahkan, Rasulullah SAW menyebutkan bahwa tidak ada hari-hari yang lebih dicintai Allah untuk beramal saleh dibandingkan sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah. Berikut lima keutamaan bulan Dzulhijjah yang perlu diketahui umat Muslim.
1. Sepuluh Hari Pertama Dzulhijjah Merupakan Hari Terbaik dalam Setahun
Salah satu keutamaan terbesar bulan Dzulhijjah adalah kemuliaan sepuluh hari pertamanya. Rasulullah SAW bersabda:
“Tidak ada hari-hari yang amal saleh pada saat itu lebih dicintai Allah daripada sepuluh hari ini (sepuluh hari pertama Dzulhijjah).” (HR. Bukhari)
Hadis ini menunjukkan bahwa setiap amal kebaikan yang dilakukan pada hari-hari tersebut memiliki nilai yang sangat tinggi di sisi Allah SWT. Oleh sebab itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah seperti shalat sunnah, membaca Al-Qur'an, berdzikir, bersedekah, dan berbagai amalan Bulan Dzulhijjah lainnya.
2. Bulan Dzulhijjah Menjadi Waktu Pelaksanaan Ibadah Haji
Keutamaan berikutnya adalah karena pada bulan inilah ibadah haji dilaksanakan. Haji merupakan rukun Islam kelima yang wajib ditunaikan oleh muslim yang mampu secara fisik, finansial, dan keamanan perjalanan. Jutaan umat Islam dari berbagai penjuru dunia berkumpul di Tanah Suci untuk melaksanakan rangkaian ibadah haji. Momentum ini menjadi simbol persatuan umat Islam sekaligus bentuk ketundukan kepada Allah SWT.
| Baca juga: Saling Memaafkan, Kunci Membuka Pintu Rezeki |
3. Terdapat Hari Arafah yang Penuh Keutamaan
Tanggal 9 Dzulhijjah dikenal sebagai Hari Arafah. Hari ini memiliki kedudukan yang sangat mulia dalam Islam. Bagi jamaah haji, wukuf di Arafah merupakan rukun utama ibadah haji. Sementara bagi muslim yang tidak sedang berhaji, dianjurkan untuk melaksanakan puasa Arafah.
4. Hari Raya Idul Adha Berada di Bulan Dzulhijjah
Keutamaan lainnya adalah adanya Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada tanggal 10 Dzulhijjah. Hari raya ini menjadi momentum penting untuk mengenang keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam menaati perintah Allah SWT. Idul Adha mengajarkan nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kepatuhan kepada Allah. Pada hari tersebut umat Islam melaksanakan shalat Id dan memperbanyak takbir, tahmid, serta tahlil sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT.
| Baca juga: Amalan Syawal Penjaga Pahala Ramadan |
5. Bulan Dzulhijjah Menjadi Waktu Ibadah Kurban
Penyembelihan hewan kurban merupakan syariat yang sangat dianjurkan bagi umat Islam yang mampu. Ibadah ini dilaksanakan mulai tanggal 10 hingga 13 Dzulhijjah. Melalui ibadah kurban, seorang muslim belajar tentang keikhlasan dan kepedulian sosial. Daging kurban dibagikan kepada keluarga, tetangga, dan masyarakat yang membutuhkan sehingga tercipta rasa persaudaraan dan kebersamaan di tengah umat.
Setelah memahami berbagai keutamaannya, berikut beberapa amalan Bulan Dzulhijjah yang dianjurkan untuk dilaksanakan oleh umat Islam.
- Memperbanyak takbir, tahmid, dan tahlil.
- Menunaikan puasa sunnah, terutama puasa Arafah.
- Melaksanakan kurban bagi yang mampu.
- Memperbanyak sedekah dan membantu sesama.
- Menjaga shalat wajib dan memperbanyak ibadah sunnah.
Setiap muslim hendaknya memanfaatkan kesempatan ini untuk memperbaiki diri, memohon keberkahan hidup, serta memohon ampun atas dosa-dosa yang telah lalu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....