Edukasi Anak Dinilai Penting Cegah Kekerasan Seksual
- 16 Mei 2026 07:32 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau - Pendidikan seksual pada anak dinilai penting untuk mencegah terjadinya kekerasan seksual sejak dini. Konselor keluarga Kota Baubau, Umi Ainun Zaujah mengatakan, masih banyak orang tua yang belum memahami bahwa edukasi seksual anak berbeda dengan pendidikan seksual untuk orang dewasa.
Menurutnya, tindakan sederhana seperti memeluk anak oleh orang selain ayah dan ibu dapat dikategorikan sebagai kekerasan seksual apabila anak merasa tidak nyaman dengan perlakuan tersebut. Selain itu, orang dewasa yang mempertontonkan adegan dewasa kepada anak juga termasuk bentuk kekerasan seksual terhadap anak.
Ia menjelaskan, banyak anak yang sebenarnya merasa tidak nyaman, namun tidak mampu mengungkapkan perasaannya. Kondisi ini dipengaruhi oleh minimnya pendidikan seksual yang diberikan sejak dini kepada anak.
Umi Ainun Zaujah menuturkan, pendidikan seksual pada anak lebih diarahkan pada upaya melindungi tubuh mereka sendiri. "Anak perlu diajarkan mengenai batasan tubuh, bagian tubuh yang tidak boleh disentuh orang lain, serta keberanian untuk mengatakan tidak ketika merasa tidak nyaman,"tuturnya, Kamis, 7 Mei 2026.
Menurutnya, pola asuh dalam keluarga juga sangat berpengaruh terhadap keberanian anak dalam menyampaikan pendapat. Anak yang dibesarkan dengan pola asuh terlalu otoriter cenderung takut berbicara, termasuk ketika mengalami tindakan yang membahayakan dirinya.
“Anak yang tidak berani bersuara saat dia mendapatkan tindakan kekerasan seksual itu biasanya karena pola asuh otoriter dari orang tuanya. Harusnya mereka bisa mengungkapkan pendapat, akhirnya saat kejadian berbahaya menimpa dia, dia tidak punya kekuatan untuk bersuara,” ujar Umi Ainun Zaujah.
Ia berharap para orang tua dapat lebih terbuka dalam membangun komunikasi dengan anak, sehingga anak merasa aman untuk bercerita apabila mengalami hal yang membuatnya tidak nyaman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....