Damkar Baubau Evakuasi 23 Ular Selama Tiga Bulan
- 24 Apr 2026 23:45 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, BAUBAU - Penanganan evakuasi ular menjadi kasus paling dominan dalam kinerja Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Baubau selama Triwulan I Januari hingga Maret 2026. Dari total 92 kegiatan evakuasi, sebanyak 23 di antaranya merupakan penanganan ular.
Data rekapitulasi menunjukkan, kasus ular tersebar di sejumlah kecamatan, dengan jumlah terbanyak di Wolio sebanyak 10 kejadian. Disusul Murhum 4 kejadian, Batupuaro 2, Betoambari 5, serta masing-masing 1 kejadian di Bungi dan Kokalukuna.
Selain ular, petugas juga menangani berbagai kejadian lain seperti biawak dan mobil ambulans masing-masing 11 kasus, lebah dan pohon tumbang masing-masing 9 kasus, serta pelepasan cincin sebanyak 7 kasus.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Baubau, La Ode Ali Hasan mengatakan, seluruh penanganan tersebut telah terdokumentasi dalam laporan resmi instansi. “Untuk penyelamatan, ada 92 kegiatan evakuasi yang dilakukan oleh Damkar,”ujarnya, Senin, 20 April 2026.
Ia menjelaskan, selain hewan berbahaya seperti ular dan biawak, petugas juga sering menerima laporan evakuasi penyelematan lainnya. Di antaranya kunci kendaraan tertinggal, hewan peliharaan terjebak, hingga kondisi darurat seperti pohon tumbang dan tanah longsor.
Sementara itu kata Ali Hasan, jika dilihat dari sebaran wilayah, Kecamatan Wolio menjadi lokasi dengan jumlah kejadian penyelamatan terbanyak yakni 43 kasus. Disusul Murhum 22 kasus, Betoambari 12 kasus, Batupuaro 9 kasus, serta Kokalukuna 4 kasus. Adapun Bungi dan Lea Lea masing-masing mencatat 1 kasus, sementara Sorawolio nihil kejadian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....