Ada atau Tidak Ada El Nino, Pangan Indonesia Kuat

  • 19 Apr 2026 20:47 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau - Indonesia berada dalam posisi sangat siap menghadapi kemungkinan terjadinya fenomena El Nino. Namun meskipun tidak ada El Nino juga, pemerintah memastikan akan terus menjalankan program penguatan ketahanan pangan nasional.

Dilansir dari Portal Badan Pangan Nasional.go.id.Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) I Gusti Ketut Astawa di Jakarta, Jumat 17 April 2026, menyampaikan bahwa meskipun El Nino sifatnya masih prediksi, pemerintah telah bersiap, terutama pada ketersediaan pangan secara nasional.

"Saya sudah membahas beberapa kali tentang El Nino. Awalnya katanya April sudah mulai, tapi kan memang ini kita masih alami hujan. Artinya ada ketidakstabilan cuaca. Tentu pemerintah sudah mengambil langkah-langkah," kata Ketut.

Dari sisi ketersediaan pangan, kondisi pangan nasional menunjukkan capaian yang progresif. Sejumlah pangan pokok strategis dipastikan telah surplus dan swasembada, sehingga tidak membutuhkan importasi.

"Tentu kami punya proyeksi yang dapat dipertanggungjawabkan dengan data dari BPS. Carry over stock beras dari tahun lalu sangat bagus, 12,4 juta ton. Jagung juga. Minyak goreng kita surplus. Daging ayam kita produksinya surplus. Kemudian yang lain juga, telur juga surplus," urai Ketut.

"Jadi ada atau tidak ada El Nino, program pangan harus dikembangkan dan itu memang berdasarkan kepentingan pertanian. Ada atau tidak ada El Nino, programnya harus berjalan terus. Karena apa? Tujuan kita adalah swasembada," tambah dia.

Sebagai implikasi positif dari swasembada pangan, stok Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) Indonesia pun semakin kuat. Dengan stok CPP yang lebih kuat ini, tentu persiapan musim paceklik akibat El Nino dapat lebih kokoh.

"Kemudian sekarang ini kita punya stok cadangan beras di Bulog 4,8 juta ton. Terbaik sepanjang masa. Artinya dengan kekuatan cadangan pangan, kita bisa mengendalikan harga. Kita harus meyakinkan stok CPP kita sangat bagus," sebut Deputi Ketut.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....